Dinamika Kebijakan PJ Bupati Enrekang dan Tensi Politik Mulai Memanas

Kamis, 7 November 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pilkada serentak akan dilaksanakan kurang dari 1 bulan lagi, pola komunikasi yang dilakukan para calon untuk menarik simpati publik yang kian menghangat. Hal ini mengakibatkan tensi politik semakin memanas.

Terkhusus untuk kabupaten Enrekang, dinamika politik semakin menarik menjelang proses demokrasi di 27 November 2024 mendatang.

Dinamika serta adanya beberapa aksi unjuk rasa yang terjadi di Enrekang membuat situasi sedikit berbeda di bandingkan dengan pilkada di beberapa tahun sebelumnya.

Menurut Dr. Hasruddin Nur selaku akademisi, memiliki pandangan bahwa dinamika yang terjadi hari ini di Enrekang tidak bisa kita pungkiri muaranya ada pada event politik yang akan di laksanakan.

“Tensi politik kian hari semakin memanas karena tidak bisa di pisahkan antara kepentingan politik dan beberapa kebijakan yang diambil oleh PJ Bupati yang baru,” kata Dr. Hasruddin Nur, Kamis (07/11/2024).

Beberapa hari yang lalu, PJ Bupati dituding tidak netral dalam menjalankan pemerintahan dan ada tendensi bahwa dia memilah pada salah satu pasangan calon bupati di Enrekang.

Tapi pada dasarnya, berita tersebut di bantah oleh PJ Bupati itu sendiri. Dia menyampaikan bahwa sebagai pimpinan daerah, wajib untuk patuh dan taat pada aturan yang berlaku, apa lagi urusan pilkada. Sesuai dengan aturan yang ada, Para ASN harus netral dan tidak memihak pada saat event politik.

Doktor Sosiologi Politik ini juga menjelaskan bahwa kebijakan yang diambil oleh PJ Bupati Enrekang, merupakan sebuah bentuk tugas dan tanggung jawab dia selaku pimpinan daerah.

Sampai hari ini Enrekang memiliki banyak permasalahan yang harus segera mungkin dibenahi. Dengan cara mengganti beberapa kepala dinas, menjadi sebuah kebijakan yang menjadi tanggung jawab pimpinan daerah untuk segera melakukan rotasi dan perubahan agar mampu mengatasi beberapa permasalahan di Enrekang.

“Meskipun keputusan PJ Bupati mendapatkan kritikan bahkan sempat di demo di kantor Bupati, tapi yakin dan pasti hal tersebut sudah di pikirkan dengan matang oleh PJ Bupati Enrekang untuk memperbaiki roda pemerintahan bisa lebih baik lagi,” terang Dr. Hasruddin Nur.

Selanjutnya, Akademisi Muda tersebut berharap agar pilkada di Kabupaten Enrekang berjalan dengan aman, tentram dan damai, tetap mengedepankan rasa saling menghormati.

Selain itu, Dr. Hasruddin Nur meminta para pasangan calon serta tim sukses saling memberikan edukasi, pendidikan politik yang mengedepankan nilai-nilai saling menghargai seperti karakter yang dimiliki oleh Masyarakat Bumi Massenrempulu.

“Agar Roda pemerintahan di Kabupaten Enrekang bisa berjalan dengan lancar dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi,” tegasnya

Adapun kata Dr. Hasruddin Nur, kebijakan rotasi/mutasi oleh penjabat bupati wajib mendapatkan izin dari Kemendagri.

“Sehingga apa yg dilakukan PJ bupati sekarang bukan kebijakan mutasi ataupun rotasi dan sama sekali tidak ada pelanggaran regulasi terkait kewenangannnya Permendagri nomor 4 tahun 2023,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mat

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang
Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa
Gunakan Skema PKTD, Pemdes Tampa Mulai Pembangunan Gang Manguleng
Tiga Pilar Keamanan Tasikmalaya Satukan Langkah di Makodim 0612/Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:43 WIB