Sidikalang Dairi, MNP – Polemik kasus penghinaan Suku Pakpak yang viral di media sosial akhir-akhir ini masih bergulir.
Pasalnya pemilik akun Escobar yang telah diadukan oleh sejumlah masyarakat Pakpak telah ditahan oleh pihak Polres Dairi.
Namun ditengah perjalanan penanganan perkara diketahui bahwa pemilik akun tersebut diduga telah tidak berada di tahanan Polres Dairi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini kemudian memicu reaksi keras dari warga masyarakat Pakpak dengan turun kejalan, Kamis (13/3/2025).
Dalam tuntutannya Aliansi masyarakat Pakpak Silima Suak memberikan ultimatum bahwa pemilik akun penghina Suku Pakpak Escobar harus ditangkap kembali dalam 3 hari.
Dalam orasinya, perwakilan masyarakat Pakpak menyampaikan bahwa dalam demonstrasi ini adalah merupakan bentuk kecintaan suku Pakpak juga terhadap kesatuan Republik Indonesia yang majemuk yang harus dijaga.
Jangan sampai tercederai oleh oknum-oknum seperti pemecah belah, oleh karena itu. Hukum harus tegak.
Menjawab aspirasi dari aliansi masyarakat Pakpak Silima suak ini , Polres Dairi melalui Wakapolres Dairi memberikan apresiasi kepada warga berkat aksi ini bisa yang berjalan dengan kondusif dalam menyampaikan orasi.
WakaPolres Dairi ini kemudian menjelaskan bahwa proses hukum terhadap pemilik akun Escobar masih terus berlanjut dan dilimpahkan ke Kejaksaan.
Penangguhan penahanan tersangka tidak menghentikan proses Perkara. Keterangan dari polres Dairi ini kemudian disambut sorak Sorai massa.
Selepas aksi didepan Polres Dairi, konsentrasi massa kemudian bergerak menuju depan Gedung Kantor Bupati Dairi.
Di depan kantor Bupati Dairi sendiri para massa demonstrasi ini di sambut oleh wakil Bupati Wahyu D Sagala mengucapkan bahwa sekiranya dirinya juga pada hari itu harus menghadiri kegiatan pelantikan ketua TP PKK SE provinsi Sumatera Utara.
“Namun kerena ada undangan dari saudara aliansi masyarakat Silima Suak ini sehingga saya tetap menghargai saudara semua saya disini,” ucapnya.
Wahyu menegaskan, semua keluhan ini akan menjadi atensi dan sebuah pekerjaan nantinya dan akan disampaikan kepada Bupati Dairi.
“Kebetulan beliau tidak bisa hadir disini kerena kegiatan mengikuti pelantikan Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, dimaksud sehingga saya yang mewakilinya disini,” ungkap Wahyu kepada pendemo dan berharap aksi ini tetap berjalan damai.
Sementara itu, para pendemo usai melakukan orasinya di depan kantor bupati juga berlanjut melakukan orasi dititik akhir di depan gedung DPRD Kabupaten Pakpak Bharat dan di sambut oleh sekretaris dewan perwakilan rakyat (sekwan) Bahagia Ginting.
Hingga akhirnya para pendemo menyelesaikan orasi dan membubarkan diri secara tertib dan aman.
Para personil aparat kepolisian dari Polres Dairi terus memberikan Pengawalan yang melekat sehingga aksi ini pun berakhir aman, damai dan berjalan lancar.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan