Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Festival Lampu Lumiland yang digelar di kawasan Dadaha, Kota Tasikmalaya, diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan musiman.

Kegiatan ini dinilai berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi daerah.

Ketua Umum Garuda Pusaka Nusantara (Gapura) Tatang Sutarman, mengingatkan Pemerintah Kota Tasikmalaya agar keberhasilan penyelenggaraan Festival Lumiland tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini saja.

Menurutnya, pemkot perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar acara tersebut dapat dijadikan agenda tahunan yang berkesinambungan dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tatang menilai pertunjukan lampu dan hiburan keluarga di kawasan Dadaha memiliki daya tarik tinggi untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Namun, ia menekankan pentingnya pengelolaan berbasis perencanaan yang matang.

“Jangan sampai Festival Lumiland hanya ramai pada tahun ini saja. Kalau memang terbukti menarik minat masyarakat, harus ada evaluasi dan perencanaan agar kegiatan ini bisa berkelanjutan. Jangan hanya menjadi acara seremonial, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi Kota Tasikmalaya,” tegas Tatang, Senin (12/10).

Selain keberlanjutan acara, Tatang menyoroti pentingnya efisiensi anggaran penyelenggaraan. Setiap pengeluaran, kata dia, harus dihitung secara cermat, transparan, dan sebanding dengan manfaat yang dirasakan masyarakat maupun daerah.

Menurutnya, kawasan Dadaha memiliki prospek cerah untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas wisata dan hiburan masyarakat jika dikelola secara profesional.

Dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, pedagang kuliner, penyedia jasa parkir resmi, sektor transportasi, hingga industri kreatif lokal.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong Pemkot Tasikmalaya menyusun tata kelola kawasan yang komprehensif, mencakup aspek kebersihan, keamanan, aksesibilitas, promosi digital, serta keterlibatan aktif pelaku usaha lokal.

Tatang juga meminta pemkot menetapkan indikator keberhasilan yang terukur dalam menilai dampak festival.

Evaluasi sebaiknya tidak hanya berpatokan pada keramaian pengunjung dan dokumentasi kegiatan, tetapi juga memperhitungkan perputaran transaksi UMKM, efektivitas biaya, tingkat kepuasan publik, serta kontribusi riil terhadap kas daerah.

“Kalau kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata, harus dipikirkan bagaimana keberlangsungannya. Anggaran harus efisien, masyarakat harus mendapatkan manfaat, dan pemerintah daerah juga perlu memiliki perhitungan yang jelas terkait kontribusinya terhadap PAD,” tambahnya.

Festival Lumiland Dadaha diharapkan mampu menjadi lebih dari sekadar hiburan sementara.

Dengan evaluasi yang objektif, pengelolaan transparan, dan strategi promosi berkelanjutan, kegiatan ini berpeluang menjadi ikon wisata baru Kota Tasikmalaya yang mampu mengubah antusiasme warga menjadi kekuatan ekonomi nyata.

Loading

Penulis : Soni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah
Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi
Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut
Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026
Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi
Gerak Cepat, Pemkab Enrekang Bersama Baznas dan Bank Sulselbar Optimalkan Zakat ASN
Enrekang Dapat Alokasi Bantuan Susu, Bupati Yusuf Ritangnga: Wujud Kepedulian Gizi Anak
Sampaikan Jawaban APBD 2027 ke DPRD, Bupati Bartim Apresiasi Fraksi Pendukung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:27 WIB