Dari Lahan Eks Tambang ke Ruang Hijau: Kiprah Yayasan Padma Menjaga Alam Tasikmalaya

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui dinas terkait, melainkan juga membutuhkan peran aktif serta kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di tengah tantangan kerusakan lingkungan akibat aktivitas industri yang kurang bertanggung jawab.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan penanaman pohon atau gerakan “go green” yang diselenggarakan oleh Yayasan Padma di kawasan Situsari, Kampung Situsari, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Rabu (18/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

Yayasan Padma yang dipimpin oleh Ujang Amin menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki kondisi lingkungan yang sebelumnya terdampak aktivitas pertambangan.

Lokasi bekas galian yang sempat terbengkalai kini mulai direhabilitasi melalui kegiatan reboisasi. Penanaman pohon dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan serta menjaga keseimbangan alam agar tetap lestari.

Selain fokus pada penghijauan, Yayasan Padma juga telah mengembangkan program pemberdayaan masyarakat. Di antaranya melalui pendirian peternakan ayam kampung serta budidaya maggot yang memiliki nilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Camat Bungursari, Sodik, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar para pelaku usaha, khususnya di sektor pertambangan, dapat menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara konsisten. Ia menegaskan pentingnya komitmen terhadap kesepakatan yang telah terjalin dengan masyarakat.

 

Pihaknya kata Sodik, mengimbau kepada seluruh pelaku usaha pertambangan di wilayah ini untuk senantiasa mematuhi kesepakatan yang telah dibuat bersama masyarakat.

“Diantaranya adalah melakukan pemulihan lingkungan pasca penambangan, seperti penanaman kembali lahan yang telah digali serta perbaikan infrastruktur jalan yang sebelumnya digunakan sebagai akses operasional,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang dari Dinas Lingkungan Hidup, Feri, yang menekankan bahwa proses perizinan usaha tidak hanya berhenti pada aspek administratif semata. Menurutnya, tanggung jawab terhadap lingkungan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kegiatan usaha.

Feri menegaskan,  setiap kegiatan pertambangan hendaknya tidak hanya memenuhi aspek perizinan, tetapi juga harus diiringi dengan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Bentuknya dapat berupa penghijauan kembali lahan bekas tambang, penataan lingkungan, serta pemeliharaan akses jalan yang sebelumnya digunakan selama operasional berlangsung,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya yang memberikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Padma dalam menggerakkan aksi nyata pelestarian lingkungan. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga alam.

Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Upaya kecil seperti penanaman pohon dan pemulihan lahan bekas tambang diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi keberlanjutan ekosistem serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Loading

Penulis : Arrie Haryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lanal Tegal Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut Tahun 2026
Kebersamaan Guru dan Orang Tua Warnai Peringatan Maulid Nabi di SDN 2 Karangsambung
Peringati Hari Jadi Ke-7, LSM BERANTAS Tetap Konsisten Kawal Kebijakan Publik
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Bungursari Tasikmalaya Padati Madrasah Al-Bayyinah
MTQ Ke-48 Kecamatan Dramaga: Sentralisasi Lomba, Bidik Prestasi di Tingkat Kabupaten
FKKS Cihideung Gelar Pelatihan STEM, Bekali Guru Terapkan Pembelajaran Inovatif Sederhana
Pralelang Maybank di Tengah Sengketa BPSK, Aliansi Siap Turun Aksi
Diduga Dilindungi Oknum, 3 DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto Belum Tertangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:43 WIB

Lanal Tegal Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Kebersamaan Guru dan Orang Tua Warnai Peringatan Maulid Nabi di SDN 2 Karangsambung

Kamis, 10 September 2026 - 07:48 WIB

Peringati Hari Jadi Ke-7, LSM BERANTAS Tetap Konsisten Kawal Kebijakan Publik

Rabu, 9 September 2026 - 19:07 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Bungursari Tasikmalaya Padati Madrasah Al-Bayyinah

Rabu, 9 September 2026 - 18:07 WIB

MTQ Ke-48 Kecamatan Dramaga: Sentralisasi Lomba, Bidik Prestasi di Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru