Dana Rp 500 Juta untuk UMKM Enrekang ‘Tertanam’ di Pelatihan, Apa yang Terjadi?

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk Kabupaten Enrekang tahun 2025 yang menyasar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 500 juta ternyata tidak sepenuhnya terserap.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Enrekang, Hasbar, mengungkapkan bahwa dari anggaran tersebut, hanya sekitar Rp 270 juta yang berhasil diserap melalui pelatihan dan promosi UMKM.

Menurut Hasbar, pelatihan ini sangat penting dan banyak peminatnya, tapi keterbatasan waktu membuat pihak dinas hanya bisa mengadakan tiga angkatan dengan total peserta sekitar 240 UMKM.

“Setiap angkatan terdiri dari 80 UMKM dan berlangsung selama 2 hari, dengan total 6 hari pelatihan,” kata Hasbar di ruang kerjanya pada 29 Desember 2025.

Hasbar menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diadakan dengan pemateri yang bersertifikasi dari Makassar. Pihaknya ingin memastikan bahwa UMKM di Enrekang mendapatkan pelatihan yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ada.

“Sayangnya, waktu yang sangat mepet membuat kami tidak bisa menghabiskan anggaran yang ada,” jelasnya.

Hasbar juga mengungkapkan bahwa jika waktu yang ada lebih longgar, maka sangat memungkinkan untuk mengadakan pelatihan sebanyak 6 angkatan.

“Dengan anggaran yang ada, kami bisa melakukan lebih banyak pelatihan dan membantu lebih banyak UMKM di Enrekang, tapi kami harus realistis dan mengacu pada juknis sebagai dasar dari pelaksanaan penggunaan bankeu tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, Hasbar berharap bahwa pelatihan yang telah diadakan dapat memberikan manfaat bagi UMKM di Enrekang.

“Kami akan terus berupaya untuk membantu UMKM di Enrekang dan meningkatkan kemampuan mereka,” katanya. “Semoga dengan pelatihan ini, UMKM di Enrekang dapat berkembang dan meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan
BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan
Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif
Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”
Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe
Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:54 WIB

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:32 WIB

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:23 WIB

Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:52 WIB

Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Sampaikan 5 Tuntutan, BEM PTNU Se-Nusantara Minta DPR RI Tak Pasif Awasi Kejaksaan

Berita terbaru

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 04:32 WIB