Pakpak Bharat, MNP – Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang merupakan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) jalur magang ke negara Jepang menerima bantuan keuangan dari Pemkab Tahun Anggaran 2023 di Pendopo Rumah Dinas.
Dalam kesempatan itu, secara simbolis Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Kepala Dinas Sosial Supardi Padang, SP., MM dan Kepala Bidang Tenaga Kerja Tumpak Boangmanalu, S.Sos menyerahkan secara bantuan, Selasa (01/07/2023).
Program pemberian atau penyerahan bantuan keuangan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan perhatian serta keseriusan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam membangun masyarakat yang sejahtera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program pemagangan ke Jepang dimaksud merupakan jalur alokasi formasi dari Alumni Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Program ini hanya diperuntukkan bagi WNI yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, salah satu diantaranya telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan Lulus Uji Kompetensi Pelatihan yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
CPMI dimaksud sebelumnya telah mengikuti tahapan dimaksud mulai dari pelatihan berbasis kompetensi selama lebih kurang tiga puluh hari.
Selanjutnya mengikuti pelatihan bahasa jepang (N5) sejak tanggal 29 Mei 2023 sampi tanggal 28 Juli 2023 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan.
Lalu, akan diberangkatkan ke Bandung dalam rangka pemantapan bahasa jepang (N4) yang dijadwalkan tanggal 7 Agustus 2023.
Setelah proses pemantapan di Bandung dan Anak-Anak telah memenuhi syarat dan lulus interview di Bandung, maka Anak- Anak (CPMI dimaksud) akan diberangkatankan bekerja ke Negara Jepang.
Untuk diketahui, CPMI selama mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan pelatihan bahasa Jepang (N5 dan N4) di BBPVP Medan dan Bandung dimaksud mendapatkan fasilitas dari Pemerintah yaitu Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Patut disyukuri, masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat dapat merasakan akses ini berkat kerjasama yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Adapun fasilitas yang didapat selama mengikuti pelatihan antara lain Asrama, Makan dan Minum, Snack, perlengkapan seragam, sepatu, buku dan modul, Instruktur, serta menerima uang saku.
Dalam kesempatan dimaksud Bupati Pakpak Bharat FBT menyerahkan Bantuan atau fasilitas bagi CPMI dimaksud dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 2.000.000,setiap orang.
Harapan Bupati agar anak-anak (CPMI) yang menerima bantuan ini terbantu beban biaya pada saat keberangkatan dan proses mengikuti pelatihan di Bandung.
Bupati Pakpak Bharat berpesan kepada CPMI perima bantuan, supaya tetap semangat, optimis dan membangun jiwa fighter dalam menjalani tahapan atau ujian keberangkatan ke Jepang dimaksud, jaga integritas, jujur dan disiplin.
Bupati ingin adek-adek dapat memberikan semangat baru bagi adek-adek/ putra putri dan Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang selama ini belum terbuka hati dan pikiran untuk bekerja ke luar negeri.
“Yakinkan masyarakat kita untuk mau bekerja ke luar negeri dalam hal ini Negara jepang, karena sesuai dengan data bahwa upah atau gaji lumayan tinggi/ besar yaitu UMR disana sebesar Rp 18 Jutaan per Bulan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan