Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Keuangan untuk CPMI Jalur Magang 

Selasa, 1 Agustus 2023 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang merupakan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) jalur magang ke negara Jepang menerima bantuan keuangan dari Pemkab Tahun Anggaran 2023 di Pendopo Rumah Dinas.

Dalam kesempatan itu, secara simbolis Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Kepala Dinas Sosial Supardi Padang, SP., MM dan Kepala Bidang Tenaga Kerja Tumpak Boangmanalu, S.Sos menyerahkan secara bantuan, Selasa (01/07/2023).

Program pemberian atau penyerahan bantuan keuangan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan perhatian serta keseriusan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

Program pemagangan ke Jepang dimaksud merupakan jalur alokasi formasi dari Alumni Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Program ini hanya diperuntukkan bagi WNI yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, salah satu diantaranya telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan Lulus Uji Kompetensi Pelatihan yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

CPMI dimaksud sebelumnya telah mengikuti tahapan dimaksud mulai dari pelatihan berbasis kompetensi selama lebih kurang tiga puluh hari.

Selanjutnya mengikuti pelatihan bahasa jepang (N5) sejak tanggal 29 Mei 2023 sampi tanggal 28 Juli 2023 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan.

Lalu, akan diberangkatkan ke Bandung dalam rangka pemantapan bahasa jepang (N4) yang dijadwalkan tanggal 7 Agustus 2023.

Setelah proses pemantapan di Bandung dan Anak-Anak telah memenuhi syarat dan lulus interview di Bandung, maka Anak- Anak (CPMI dimaksud) akan diberangkatankan bekerja ke Negara Jepang.

Untuk diketahui, CPMI selama mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan pelatihan bahasa Jepang (N5 dan N4) di BBPVP Medan dan Bandung dimaksud mendapatkan fasilitas dari Pemerintah yaitu Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Patut disyukuri, masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat dapat merasakan akses ini berkat kerjasama yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Adapun fasilitas yang didapat selama mengikuti pelatihan antara lain Asrama, Makan dan Minum, Snack, perlengkapan seragam, sepatu, buku dan modul, Instruktur, serta menerima uang saku.

Dalam kesempatan dimaksud Bupati Pakpak Bharat FBT menyerahkan Bantuan atau fasilitas bagi CPMI dimaksud dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 2.000.000,setiap orang.

Harapan Bupati agar anak-anak (CPMI) yang menerima bantuan ini terbantu beban biaya pada saat keberangkatan dan proses mengikuti pelatihan di Bandung.

Bupati Pakpak Bharat berpesan kepada CPMI perima bantuan, supaya tetap semangat, optimis dan membangun jiwa fighter dalam menjalani tahapan atau ujian keberangkatan ke Jepang dimaksud, jaga integritas, jujur dan disiplin.

Bupati ingin adek-adek dapat memberikan semangat baru bagi adek-adek/ putra putri dan Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang selama ini belum terbuka hati dan pikiran untuk bekerja ke luar negeri.

“Yakinkan masyarakat kita untuk mau bekerja ke luar negeri dalam hal ini Negara jepang, karena sesuai dengan data bahwa upah atau gaji lumayan tinggi/ besar yaitu UMR disana sebesar Rp 18 Jutaan per Bulan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame
Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 
Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat
Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan
Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:49 WIB

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 06:40 WIB

Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Rabu, 30 September 2026 - 06:34 WIB

Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 

Rabu, 30 September 2026 - 06:25 WIB

Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat

Selasa, 29 September 2026 - 20:26 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan

Berita Terbaru