Bupati Bartim Secara Resmi Buka Kegiatan Ijame di Desa Murutuwu

Senin, 14 Juli 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Bupati kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, M. Yamin secara resmi membuka kegiatan Ijame Hindu Kaharingan di desa Murutuwu, kecamatan Paju Epat di desa jar, Senin (14/07/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri sekretaris daerah Bartim, Misnohartaku, Damang, unsur pemangku adat, tokoh adat dan kepala desa se kecamatan Paju Epat serta beberapa para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan kegiatan acara yang digelar dinamakan Ijame yang artinya adalah ritual kematian suku dayak maanyan khusunya di Paju Epat.

Bupati juga sampaikan rasa syukur dan bangga dimana dapat melihat dan menyaksikan salah satu ritual Keagamaan dan Adat yang dilaksanakan oleh masyarakat.

Yang mana lanjut Bupati sudah dipersiapkan oleh keluarga dengan sebaik-baiknya dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Demikian juga masyarakat yang menyaksikannya agar dapat menjaga dan menghormati baik ketertiban dan prosesi yang akan dilaksanakan sampai selesai.

“Kami atas nama pemerintah daerah selalu memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam menjalankan ritual kepercayaan sesuai dengan ketentuan hukum adat yang berlaku,” ucapnya.

Bupati juga mengharapkan kegiatan ini bukan hanya ritual acara kematian tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial bagi mayarakat Dayak yang ada di Kabupaten Barito Timur.

“Pesan saya, pertama. Jaga kekompakan, karena ini adalah acara keluarga, acara ritual mengantarkan almarhum supaya sampai surga sesuai dengan kepercayaan mereka,” ucap M. Yamin saat diwawancarai awak media usai mengikuti proses pembukaan acara.

Orang nomor satu di bumi yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah ini menekankan agar selama acara berlangsung selalu mengutamakan kekompakan, ketentraman terjaga dengan baik guna menghindari pelanggaran adat.

“Kita berkomitmen bahwa semua acara, baik ritual adat, ritual keagamaan. Pemerintah daerah sangat berkepentingan untuk mendukungnya karena ini menyangkut hak daripada masyarakat kita yang melaksanakan kegiatan tersebut,” tutup Yamin.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Gunakan Angka Sakral 1447, IKA NEPATAS Tebar Ribuan Paket Takjil di Taman Kota Tasikmalaya
Siapa Dalang Raibnya Mesin Mobil Dinas Sosial? BPKAD Bentuk Tim TPKD Usut Kerugian Daerah
Catat Jadwalnya! Ini Skema One Way, Contraflow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Tutup Kuliah Subuh di Masjid Al Barokah, Puluhan Santri Margaluyu Garut Terima Sertifikat Paskil
Statistik Penyeberangan Merak-Bakauheni H-8: Volume Kendaraan Turun 13 Persen
Sungai Takuam Diduga Tercemar, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hulu
FKPPI Tasikmalaya bersama Sera Sani Foundation Bagikan 250 Paket Ta’jil di Alun-alun Manonjaya
Jaga Kesederhanaan, Koramil 1202/Indihiang Gelar Buka Bersama dan Tali Asih di Markas Sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:12 WIB

Gunakan Angka Sakral 1447, IKA NEPATAS Tebar Ribuan Paket Takjil di Taman Kota Tasikmalaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:05 WIB

Siapa Dalang Raibnya Mesin Mobil Dinas Sosial? BPKAD Bentuk Tim TPKD Usut Kerugian Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:54 WIB

Catat Jadwalnya! Ini Skema One Way, Contraflow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:47 WIB

Tutup Kuliah Subuh di Masjid Al Barokah, Puluhan Santri Margaluyu Garut Terima Sertifikat Paskil

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:38 WIB

Statistik Penyeberangan Merak-Bakauheni H-8: Volume Kendaraan Turun 13 Persen

Berita Terbaru