Bunga Tabebuya Dikepung Kabel Semrawut: Pemkab Pemalang Siapkan Gunting Potong Massal

Jumat, 25 September 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP – Ambisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang untuk menyulap wajah kota menjadi seindah dan asri kota-kota besar lewat program penanaman pohon bunga Tabebuya kini terancam layu sebelum berkembang.

Alih-alih memanjakan mata, estetika bunga mirip Sakura tersebut justru terhalang dan terkepung oleh semrawutnya bentangan kabel Wifi ilegal maupun legal yang bergelantungan tak beraturan di sepanjang jalan protokol.

Kondisi terparah bahkan terlihat jelas di area vital pusat pemerintahan, salah satunya di kawasan Gedung DPRD Kabupaten Pemalang.

Kabel-kabel hitam yang menjuntai rendah dan saling melilit tidak hanya merusak pemandangan pohon Tabebuya yang mulai tumbuh, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan warga serta pengguna jalan.

Program keindahan daerah yang menelan anggaran daerah ini pun dituding mubazir akibat buruknya koordinasi antar-instansi.

Menanggapi carut-marutnya integrasi tata kota ini, Asisten 1 Sekda Pemalang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tutuko Raharjo, angkat bicara dengan nada tinggi.

Ia menegaskan bahwa pihak pemkab tidak akan tinggal diam melihat program estetika hijau ini dirusak oleh ego sektoral pengusaha provider internet.

Tutuko sangat menyayangkan sikap para penyedia jasa internet yang memasang jaringan secara serampangan tanpa memedulikan estetika tata ruang Pemalang.

Program Tabebuya ini adalah instruksi langsung untuk mempercantik daerah, tapi sekarang malah dikepung kabel setan Mulai minggu depan, Pemkab bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan mengambil tindakan tegas.

“Jika provider membandel dan tidak segera merapikan bentangan kabelnya, terutama di jalur hijau seperti depan Gedung DPRD dan RSUD , kami akan langsung melakukan pemotongan massal tanpa toleransi!,” ujar Tutuko Raharjo dengan tegas kepada awak media, pada Kamis (24/9).

Publik kini menunggu pembuktian dari ketegasan Pemkab Pemalang. Apakah kota berslogan Ikhlas ini benar-benar bisa terbebas dari jeratan kabel semrawut demi mekarnya Tabebuya, atau justru keindahan kota harus kalah dan terkubur oleh jaringan kabel yang kian menjamur.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Kampus Zakat, ITF Ar-Raniry Sambut Tim Visitasi Kemenag
Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur
Modus Ajak Main Malam Hari, Dua Pria di Ciamis Diduga Gagahi Anak di Bawah Umur
Bupati Jeneponto Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034
Kuwu Bunisari Apresiasi Berbagai Kegiatan, Penetapan RKP 2027 Jadi Fokus Berikutnya
Kunjungi Mata Air Sisingamangaraja XII, Danrem 023/KS Pesan Jaga Situs Warisan Sejarah di Pakpak Bharat
Relawan Betang Nalong, Dedikasi Ditengah Keterbatasan Sapras
Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:13 WIB

Bunga Tabebuya Dikepung Kabel Semrawut: Pemkab Pemalang Siapkan Gunting Potong Massal

Jumat, 25 September 2026 - 15:03 WIB

Perkuat Tata Kelola Kampus Zakat, ITF Ar-Raniry Sambut Tim Visitasi Kemenag

Jumat, 25 September 2026 - 14:52 WIB

Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur

Jumat, 25 September 2026 - 13:12 WIB

Modus Ajak Main Malam Hari, Dua Pria di Ciamis Diduga Gagahi Anak di Bawah Umur

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Bupati Jeneponto Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034

Berita Terbaru

Yudi, S.E - Kepala Cabang BPR Malangbong Kabupaten Garut.

Berita terbaru

Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:52 WIB