BPS Kab Jeneponto Jelaskan Peran Penting OPD dalam Statistik Data 

Kamis, 30 November 2023 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jeneponto melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penguatan Statistik Sektoral Untuk Pembangunan yang Berkelanjutan di Cafe Priemere, Jalan Sungai Kelara, Kamis, (30/11/2023).

FGD ini menghadirkan narasumber dari BPS, Diskominfo dan Bappeda Kabupaten Jeneponto, dengan dihadiri oleh 72 orang peserta dari berbagai Perangkat Daerah.

“Data adalah sumber kekayaan baru, data adalah new oil sehingga data menjadi begitu berharga nilainya saat ini,” ungkap Ikhsan Margo selaku moderator saat membuka panel diskusi.

Ikhsan menampilkan pula hasil polling terkait urgensi statistik sektoral. Sebesar 88.2% dari 70 orang menganggap bahwa statistik sektoral “sangat penting”, 11.8% menganggap “cukup penting”. Namun, hanya 13.6% yang “tahu banyak”, 59.1% tahu sedikit-sedikit.

Kepala BPS Jeneponto Salahuddin menjelaskan, bahwa terdapat beberapa tantangan pelaksanaan statistik sektoral, yaitu pengisian aplikasi Indah (Indonesia Data Hub) dan aplikasi Romantik (Rekomendasi Kegiatan Statistik).

Salahuddin menambahkan, dalam pelaksanaan Perpres nomor 39 Tahun 2019 terkait Satu Data Indonesia, Bappeda memegang peranan penting yaitu sebagai Koordinator, Diskominfo sebagai Walidata, BPS sebagai Pembina Data dan OPD sebagai produsen data.

“Inisiatif pendanaan pelaksanaan Sat Data Indonesia berasal dari Bappeda sebagai Koordinator Data,” jelas Salahuddin.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Jeneponto, Sulaeman Natsir selaku narasumber kedua, menjelaskan pentingnya satu data untuk melanjutkan pembangunan.

“Data yang sama saja bisa menhadirkan interpretasi yang berbeda, apalagi jika datanya beda,” kata Sulaeman.

Dalam paparannya, Sulaeman yang baru dilantik selaku Kepala Dinas Kominfo Jeneponto pada tanggal 22 November 2023 menjelaskan, bahwa forum satu data belum berjalan maksimal , sehingga data yang dihasilkan belum optimal.

“Belum berjalan koordinasi antara Bappeda-BPS-Diskominfo sehingga belum keluar satu gagasan,” ungkapnya.

Sulaeman menyebut, dalam mengawal kebijakan Satu Data Indonesia, penting untuk mulai meningkatkan kualitas data di Jeneponto.

“Salah satunya adalah dengan mengawal data statistik sektoral yang menjadi salah satu program strategis Dinas Kominfo,” ujarnya.

Hal ini dipertegas oleh Kepala Bappeda, Alfian Afandy Syam. Ia menambahkan bahwa jika pemerintah gagal membuat perencanaan baik, maka pemerintah telah merencanakan kegagalan sendiri.

“Pertanyaan saya, apakah setiap OPD sudah melakukan evaluasi dari kegiatan yang dilakukan,” ujar Alfian.

Kegiatan FGD membuka sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan sesi penginputan rancangan kegiatan statistik sektoral oleh seluruh admin OPD Kabupaten Jeneponto ke dalam website Romantik (Rekomendasi Kegiatan Statistik).

Kegiatan BPS ini juga bagian dari rangkaian kegiatan statistik sektoral yang sehari sebelumnya, seluruh admin OPD telah melakukan penginputan metadata pada aplikasi INDAH (Indonesia Data Hub).

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kecewa! 10 Anggota Dewan Diundang, Tak Satu Pun Hadir di Anniversary ke-22 HIPSI
HUT ke-22 TP-HIPSI, Kang Ade Chandra Tegaskan Pers Harus Bermanfaat dan Tak Menakut-nakuti
Transisi PPPK Dinilai Diskriminatif, Persatuan Tenaga Teknis Garut Pertanyakan Pembagian Cluster
Sukses Gelar FSLDKD ke-15, FSLDK Aceh Siap Jadi Wadah Pergerakan Dakwah Kampus yang Unggul
Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi
Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock
Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21
Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kecewa! 10 Anggota Dewan Diundang, Tak Satu Pun Hadir di Anniversary ke-22 HIPSI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WIB

HUT ke-22 TP-HIPSI, Kang Ade Chandra Tegaskan Pers Harus Bermanfaat dan Tak Menakut-nakuti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Transisi PPPK Dinilai Diskriminatif, Persatuan Tenaga Teknis Garut Pertanyakan Pembagian Cluster

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Sukses Gelar FSLDKD ke-15, FSLDK Aceh Siap Jadi Wadah Pergerakan Dakwah Kampus yang Unggul

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi

Berita Terbaru