Tasikmalaya, MNP – Pesona Alam Keindahan Curug Kembar Ciparay yang lokasinya berdekatan dengan Desa Cidugaleun dan Desa Parentas Kabupaten Tasikmalaya selalu memikat para pengunjung.
Apalagi sekarang infrastruktur jalan menuju gerbang tiket masuk tadinya bebatuan kini sudah rampung di perbaiki.
Alhasil, dengan akses yang mulus memudahkan para pengunjung menggunakan kendaraan bermotor atau roda empat untuk sampai di tujuan dengan nyaman menikmati liburan Nataru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dede selaku petugas wisata KPH Tasikmalaya merasakan perubahan signifikan pasca akses jalan diperbaiki.
“Alhamdulilah ada peningkatan per hari sekitar 100 lebih pengunjung, apalagi saat liburan Nataru,” ungkapnya, Selasa (31/12/2024).
Pihak pengelola saat ini masih dalam tahap proses pembenahan tiket per orang Rp 10.000 dan parkir Rp 3000 yang dikelola oleh karang taruna.
Dede berharap, kedepan sarana prasarana pembangunan di lokasi lebih tertata lagi. Adapun sekarang kerjasama pengelolaan dengan BUMDes Cidugaleun – Parentas.
“Untuk yang membangun BUMDes Cidugaleun. Kalau MoU tetap dengan Desa Cidugaleun – Parentas untuk meningkatkan perekonomian desa,” jelas Dede.

Firmansyah Kepala Desa Cidugaleun menuturkan, awalnya sebagai kepala desa dirinya telah membenahi dengan karang taruna dan BUMdes bersama Cidugaleun – Parentas.
“Alhamdulillah dengan wajah baru untuk menarik pengunjung ini masih dalam penataan,” ucap Firmansyah.
Kedepan pengelola desa wisata akan membuat Bucamp di atas, mungkin di bulan 5 menunggu anggaran dari BUMdes. Lalu akses ke bawah menuju curug akan di tata, supaya peminat/pengunjung semakin betah.
“Alhamdulillah baru kali ini setiap hari pengunjung banyak dari tanggal 25 sampai tanggal 30 ada sekitar kurang lebih 10.000 orang yang datang ke sini,” terangnya.
Firmansyah menyebut, pengunjung yang datang ke wisata ini bahkan ada dari luar desa, kalau digabung dari desa Cidugaleun dan desa Parentas mungkin lebih dari 20.000 orang.
“Cuma untuk pengunjung desa Cidugaleun dan desa Parentas tidak diminta tiket masuk, karena itu warga di sini, jadi di gratiskan,” kata Firmansyah.
Pihaknya berharap kedepan sudah mempunyai Surat Keputusan (SK) Desa Wisata dan pemerintah kabupaten Tasikmalaya atau provinsi sigap mengucurkan anggaran.
“Ya, untuk membantu kami supaya bisa menata Curug Ciparay lebih bagus lagi dari sekarang dan bisa menarik hasil PADes anggaran untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.
Firmansyah menitip pesan agar pengunjung hati hati, karena jalan ke bawah tangganya masih agak licin, lalu bagi yang membawa barang penting harus waspada.
“Kami tidak bertanggung jawab kecuali dititipkan di pos barang, insya alloh aman. Mudah mudahan pengunjung rutin bisa mengupload di sosmed untuk mempopulerkan Curug Ciparay ini,” pesan Firmansyah.
Siti salah satu pengunjung mengaku baru pertama kali datang ke Curug Ciparay.
“Pokoknya indah, rasa capeknya terbayar dengan pemandangan Curug yang mempesona dan lumayan cukup tinggi,” ungkap Siti.
Pengunjung lain, Sri dan sembilan orang temannya mengatakan, Curug Ciparay sangat unik dan indah.
“Semoga tahun 2025, bisa dipasang gondola biar pengunjung bisa melihat pemandangan sekeliling di bawah,” tandas Sri.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan