Basarnas Kalteng Bantu Upaya Pencarian Remaja Tenggelam di Bendungan Tampa

Minggu, 7 Januari 2024 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas Kalimantan Tengah turun ke lokasi remaja tenggelam di Bendungan Tampa Kabupaten Barito Timur untuk memberikan bantuan pencarian korban, Minggu (7/01/2024).

Ahmad Saufi dari Sulung Rescue mengabarkan, Basarnas Kalteng tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB. Tim ini membawa dua armada berupa mobil dobel kabin dan truk serta peralatan pencarian korban seperti perahu karet dan lainnya.

“Untuk rencana pencairan pagi ini masih dikoordinasikan, sampai sekarang korban belum ditemukan,” imbuhnya.

Aril Subakti (16), warga Puruwian RT 08 Desa Dayu Barito Timur terjatuh di pintu air Bendungan Tampa dan tenggelam. Saksi bernama Febri (17) yang juga merupakan teman korban mengaku peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu, 6 Januari 2024.

Saat itu saksi dan korban naik ke atap pelindung buka tutup pintu intake penguras dan sesampai di atas korban tiba-tiba meloncat ke bagian bendungan namun terbawa arus air keluar dari pintu air dan tenggelam.

Tubuh korban sempat terlihat tidak jauh dari pintu air, namun arus air yang menenggelamkan tubuh’ hingga tak terlihat lagi.

Hingga berita ini diturunkan, upaya tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD Damkar, relawan dan masyarakat setempat untuk menemukan korban masih belum membuahkan hasil.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru