Aksi Patriot Guru Honorer, Diapresiasi Kapolres Lamsel 

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Kapolres Lampung Selatan berikan penghargaan kepada aksi heroik warga pemanjat tiang bendera saat upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke 78 Republik Indonesia.

Aksi yang mengundang decak kagum tersebut lantaran warga yang diketahui sebagai guru honorer ini jatuh karena mengambil sang Saka Merah Putih yang tersangkut tiang.

Kejadian tersebut di Lapangan Desa Kertosari Kecamatan Tanjungsari Lampung Selatan, Sabtu, 19 Agustus 2023 Pukul 08.30 Wib di Halaman Polsek Tanjung Bintang.

Mengetahui hal tersebut, Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengapresiasi sang guru honorer dengan memberikan penghargaan bagi warga  Kecamatan Tanjungsari Lamsel tersebut.

“Kita lihat viralnya video beliau, Bapak Nehru, saat pengibaran merah putih di Lapangan Desa Kertosari Kecamatan. Tanjungsari, pada saat itu bendera itu nyangkut, kelilit tali dan putus,” kata Kapolres.

Namun, dengan sikap nasionalismenya beliau, pengorbanannya, perjuangannya, sigap langsung naik keatas dengan ketinggian tiang kurang lebih 8 meter, tapi karena tiangnya yang tipis sehingga mengakibatkan patah.

“Dibalik kejadian itu semua, perlu kita garis bawahi, perlu kita sikapi dimana disini kita melihat adanya sikap, jiwa, semangatnya beliau, pengorbanan, perjuangannya beliau Pak Nehru Sikap Nasionalisme beliau itu,” ungkapnya.

AKBP Yusriandi Yusrin berharapa agar hal yang demikian terus digelorakan kepada seluruh masyarakat di manapun, patut dicontoh sebagai tauladan bersama mengabdikan diri untuk bangsa dan negara kita ini.

Sementara itu Nehru mengucapkan terima kasih atas apresiasi Kapolres Lamsel. Dirinya mengaku melakukan hal itu betul betul dari hati, tidak ada unsur apa yang akan didapatkan.

Nehru juga menceritakan perjalanan yang menjadi guru honorer di Desa Kertosari, dan sempat beralih profesi menjadi tukang cukur selama satu bulan, namun didalam hatinya masih terpanggil untuk mengabdi sebagai pendidik di SDN Purwodadi Simpang Kecamatan Tanjung Bintang.

“Mungkin ini sudah menjadi takdir dan pilihan saya sebagai guru pendidik meskipun dengan status honorer,” tandas Nehru dengan mata berkaca-kaca.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

FATAS Season 2: Gandeng Satlantas Polres Tasikmalaya, Bagikan 1.000 Takjil dan Santuni Puluhan Yatim
KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu
Reses di Hotel Mangkubumi, Cahyo Nasdem Edukasi Warga Soal Mekanisme Anggaran APBD
Rakyat Mujahid RI Dukung Panglima TNI, Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Polemik Data Bansos Panglayungan: JSI Protes Disabilitas Dituduh Main “Judol” Hingga Bantuan Hilang
Sisi Religius Sang Petarung: Indoboxing Laga Inau Santuni 240 Anak Yatim di Cafe Legend
Sinergi Kemenag, Baznas, dan Ponpes Daarussa’adah: Membumikan Al-Qur’an di Bumi Puspahiang
Satu Hari, Seribu Kebaikan: YNCI Chapter Tasikmalaya Bagikan 1.000 Paket Takjil di Jl. SL Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 04:37 WIB

FATAS Season 2: Gandeng Satlantas Polres Tasikmalaya, Bagikan 1.000 Takjil dan Santuni Puluhan Yatim

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:44 WIB

KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Reses di Hotel Mangkubumi, Cahyo Nasdem Edukasi Warga Soal Mekanisme Anggaran APBD

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:34 WIB

Rakyat Mujahid RI Dukung Panglima TNI, Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:29 WIB

Polemik Data Bansos Panglayungan: JSI Protes Disabilitas Dituduh Main “Judol” Hingga Bantuan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita terbaru

KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:44 WIB