Tasikmalaya, MNP – Miris, Alam Ilhamna (22) putra dari pasangan Yayat dan Yayah asal Kota Tasikmalaya menderita sakit yang harus mendapatkan perhatian khusus.
Namun sayang, ditengah gelontoran bantuan sosial dari pemerintah, mereka harus gigit jari, lantaran luput dari perhatian.
Padahal, keluarga pra sejahtera ini tinggal dirumah berukuran 5×6 meter diatas kolam dengan tanah menumpang milik orang lain di Jl.Ampera Kp.Sukamaju II RT.004/008 Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditemui wartawan MNP, Ibu Yayah mengaku sejauh ini sudah berobat hampir ke semua medis dari dokter umum sampai ahli tulang dan ahli syaraf pernah dilakukan.
“Dulu, hasil diagnosa dokter anak saya ini kekurangan cairan tulang kering,” ucap ibu Yayah dikediamannya, Jum’at (03/03/2023).
Terkait bantuan pemerintah, Ibu Yayah mengatakan, belum pernah mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah ataupun bantuan sosial.
Dengan nada lirih, Ibu Yayah menuturkan, kendala biaya menjadi faktor utama bagi keluarganya untuk berupaya mengobati anaknya.
“Jangankan untuk berobat pak, untuk kehidupan sehari hari pun kami suka bingung,” ungkapnya.
Untuk menyambung hidup pun, keluarganya ini hanya mengandalkan kakak perempuan Alam yaitu De Sani (26).
“Sedangkan suami saya selaku kepala keluarga sudah sering sakit sakitan, disamping faktor usia pak Yayat pun di diagnosa sakit dalam,” terang Ibu Yayah.
Terkait hal itu, saat dikonfirmasi Lurah Panglayungan Wasliman Solihat mengaku baru mengetahui ada warganya yang seperti itu.
“Siap, ku abi wang ditindaklanjuti laporan melalui surat ke pak PJ Ealikota melalui Dinas Sosial. Hapunteunna nembe terang Abi mah (maaf saya baru tahu, red),” pungkasnya. (Lex).
![]()









Tinggalkan Balasan