Peduli Kesehatan Warga Miskin, Pemkab Bartim Anggarkan Rp21 M

Selasa, 28 Februari 2023 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Barito Timur: 27.445 Warga Miskin BPJS Ditanggung Pemerintah

Bupati Barito Timur: 27.445 Warga Miskin BPJS Ditanggung Pemerintah

Barito Timur, MNP – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus juga tanggung jawab Pemerintah untuk menjamin kesehatan masyarakat, secara khusus bagi warga miskin, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah menganggarkan Rp21,33 miliar pada 2023 .

“Dana tersebut peruntukannya nanti untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin,” kata Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Selasa 28/2/2023) di Tamiang Layang.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barito Timur bisa menjamin kesehatan warga miskin sebanyak 27.445 jiwa warga miskin dengan anggaran dana Rp21,33 miliar dengan estimasi pembayaran ke BPJS Kesehatan Rp1,7 miliar per bulan.

“Dengan adanya jaminan dimaksud, maka diharapkan pelayanan kesehatan,baik dipuskesmas, maupun BUD RSUD Tamiang Layang akan lebih maksimal,” harapnya.

Ampera menambahkan, anggaran masih tersisa sebesar Rp9 miliar. Untuk itu, Ampera meminta masyarakat miskin bisa mengajukan atau menyampaikan diri untuk masuk menjadi anggota BPJS Kesehatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (DPMDSos) Barito Timur.

Dijelaskan Ampera, BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat miskin. Dia mencontohkan seperti saat ada warga melahirkan atau biaya berobat karena sakit kritis.

Ampera mengatakan, jika biaya melahirkan atau sakit dan diambil tindakan operasi maka biaya yang akan dikeluarkan akan lebih besar, tetapi dengan BPJS Kesehatan maka akan dibiayai pemerintah jika itu warga tidak mampu.

“Saya juga meminta warga yang memiliki kemampuan bisa mengikuti BPJS Kesehatan secara mandiri dengan mengambil kelas III, dengan biaya Rp35 ribu per orang,” kata Ampera.

Orang nomor satu di di Gumi Jari Janang Kalalawah itu mencontohkan, semisal dalam satu kepala keluarga ada empat jiwa dikali Rp35 ribu, maka satu bulan biaya yang dikeluarkan Rp140 ribu atau Rp1,68 juta per tahun.

Namun jika melahirkan anak dengan operasi maka biaya normal yang harus dibayar bisa mencapai hingga Rp15 juta.

“Dengan terdaftarnya masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan sangat membantu dalam biaya pengobatan,” demikian Ampera AY Mebas. (YSY).

Loading

Berita Terkait

Lewat UPZ dan Sedekah Upah, 4 RW di Sukamaju Kidul Kompak Santuni Yatim dan Jompo
Bupati Tasikmalaya dan Wakilnya Hadiri Opening Ceremony Porprov XV Jabar 2026
ITF Ar-Raniry Berikan Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi di Momentum Milad ke-63
Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu
GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2
Ribuan Guru PGRI Kota Tasikmalaya Semarakkan Fun Run HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026
ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi
Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:09 WIB

Lewat UPZ dan Sedekah Upah, 4 RW di Sukamaju Kidul Kompak Santuni Yatim dan Jompo

Minggu, 8 November 2026 - 14:03 WIB

Bupati Tasikmalaya dan Wakilnya Hadiri Opening Ceremony Porprov XV Jabar 2026

Minggu, 8 November 2026 - 07:21 WIB

ITF Ar-Raniry Berikan Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi di Momentum Milad ke-63

Sabtu, 7 November 2026 - 15:05 WIB

Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu

Sabtu, 7 November 2026 - 14:53 WIB

GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2

Berita Terbaru