Tinggal Sebatang Kara, Gubuk Mak Ajah Direhab Prajurit Kodim Sumedang

Senin, 23 Januari 2023 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, MNP – Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Dusun Pamarisen, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hidup dalam penuh keprihatinan.

Dia adalah Mak Ajah, wanita berusia sekitar 80 tahun yang telah diterlantarkan anak-anak nya sejak 5 tahun yang lalu.

Mak Ajah diketahui memiliki 3 orang anak laki-laki. Dua anaknya tinggal di luar Kabupaten Sumedang. Sedangkan satu orang lagi tinggal di Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi, entah apa alasannya, hingga saat ini ketiga anaknya enggan untuk menengok Mak Ajah.

Kepedihan hidup Mak Ajah tidak sampai disitu. Selain usianya yang sudah semakin menua, Mak Ajah juga harus rela hidup dengan kedua mata yang tidak bisa melihat.

Sehingga, dengan keterbatasannya itu, ia pun kerap mengalami kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Selama ini, Mak Ajah tinggal di dalam sebuah gubuk berukuran 3×4 meter persegi. Dan hidup bergantung kepada kerabat dekatnya.

Benar saja, saat dikunjungi langsung oleh Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti, tampak jelas kondisi gubuk tempat tinggal Mak Ajah tinggal, sudah dalam keadaan rusak berat dan tidak layak untuk dihuni.

Bahkan, separuh dari rumahnya terpaksa harus dirobohkan karena khawatir akan mengancam keselamatan Mak Ajah.

Dandim Letkol Inf.Hendrik V.Rangkuti langsung memerintahkan anggota untuk melaksanakan pembongkaran rumah secara total. Dan hari minggu ini untuk progres pembongkaran rumah sudah 100%.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti menjelaskan, bedah rumah tidak layak huni milik Mak Ajah ini merupakan hasil kerjasama antara TNI dengan masyarakat.

“Semoga kegiatan bedah RTLH dapat terus dilakukan, sehingga mampu mempererat keberadaan TNI di hati masyarakat, sebab TNI kuat bersama rakyat,” pungkas Dandim.

Kegiatan pembongkaran rumah tersebut dikerjakan oleh, anggota TNI dari Kodim 0610/Sumedang, 10 orang, anggota POLRI 1 orang, RT, RW setempat, Aparatur Desa 8 orang, Warga Masyarakat 15 orang. (Pendim/ist)

Loading

Berita Terkait

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe
Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap
ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II
Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup
Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya
Pembangunan Sekolah Rakyat akan Segera Terwujud di Kabupaten Pakpak Bharat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:23 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:36 WIB

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:34 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:32 WIB

ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II

Berita Terbaru