Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Kota Tasikmalaya tidak hanya menjadi momentum mengenang semangat persatuan dan perjuangan generasi muda, tetapi juga diwarnai aksi demonstrasi gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah kampus yang mendatangi Kantor DPRD Kota Tasikmalaya.

Ratusan mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan berbagai tuntutan terhadap program nasional maupun kebijakan daerah yang dinilai masih belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, situasi di sekitar gerbang Kantor DPRD Kota Tasikmalaya memanas hingga berujung robohnya gerbang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, robohnya gerbang kantor wakil rakyat itu menjadi salah satu peristiwa yang menandai jalannya demonstrasi. Peristiwa tersebut juga disaksikan langsung oleh massa aksi yang berada di lokasi.

Aksi ini menjadi gambaran bahwa di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda, masih terdapat sejumlah persoalan kebijakan publik yang menjadi perhatian kalangan mahasiswa.

Mereka hadir membawa suara kritis, mempertanyakan sejauh mana program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Momentum 28 Oktober semestinya tidak berhenti pada seremoni, pengibaran bendera, maupun pidato tentang nasionalisme.

Semangat Sumpah Pemuda juga mengandung pesan tentang keberanian menyampaikan kritik, kepedulian terhadap persoalan bangsa, serta tanggung jawab memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.

Dalam konteks tersebut, aksi gabungan BEM di Kota Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa generasi muda masih menaruh perhatian terhadap arah kebijakan pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Program yang dicanangkan pemerintah pada dasarnya harus diukur melalui manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Sebab, keberhasilan sebuah kebijakan tidak cukup dinilai dari besarnya anggaran, banyaknya kegiatan, atau kuatnya narasi keberhasilan, tetapi juga dari dampak, pemerataan manfaat, dan kemampuannya menjawab persoalan warga.

Kritik mahasiswa pun patut ditempatkan sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Pemerintah dan lembaga legislatif perlu membuka ruang dialog yang substantif agar aspirasi tidak berhenti sebagai catatan demonstrasi, melainkan ditindaklanjuti melalui evaluasi dan kebijakan yang terukur.

Robohnya gerbang Kantor DPRD Kota Tasikmalaya menjadi peristiwa yang tidak dapat dilepaskan dari perhatian publik terhadap jalannya aksi.

Namun, penyebab pasti robohnya gerbang tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan keterangan resmi dan fakta yang terverifikasi.

Di sisi lain, penyampaian aspirasi di ruang publik tetap perlu berjalan dengan memperhatikan keselamatan, ketertiban, serta perlindungan terhadap fasilitas umum.

Kritik yang kuat tidak kehilangan substansinya ketika disampaikan secara bertanggung jawab, sementara setiap insiden di lapangan perlu diperiksa secara objektif tanpa terburu-buru menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab.

DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki tanggung jawab untuk mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Begitu pula pemerintah daerah, yang dituntut memastikan program pembangunan dan pelayanan publik benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Peristiwa ini sekaligus menjadi ujian bagi seluruh pihak: apakah demonstrasi hanya akan berakhir sebagai ketegangan sesaat, atau justru menjadi pintu masuk bagi dialog dan pembenahan kebijakan?

Hari Sumpah Pemuda 2026 di Kota Tasikmalaya akhirnya diwarnai pesan yang tegas: semangat kepemudaan bukan sekadar slogan peringatan, melainkan juga keberanian mengingatkan pemegang kekuasaan ketika kebijakan dinilai belum menjawab harapan rakyat.

Sebab, aspirasi boleh berbeda, kritik bisa keras, tetapi substansi yang paling penting adalah bagaimana suara masyarakat memperoleh jawaban dan perubahan yang nyata.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Berita Terbaru

Berita terbaru

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:31 WIB