Enrekang Ukir Sejarah, Raih Prestasi Terbaik Ketiga Nasional di Ajang Bergengsi TPID AWARD 2026

Senin, 28 September 2026 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MNP – Kabupaten Enrekang kembali membuktikan diri sebagai salah satu kabupaten terhebat di Indonesia dalam mengelola ekonomi daerah.

Di tengah ketidakstabilan ekonomi nasional, Enrekang justru berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Kabupaten Berprestasi Terbaik Ketiga Tingkat Nasional pada ajang paling bergengsi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) AWARD 2026 yang digelar di Jakarta.

Penghargaan tingkat nasional yang sangat prestisius tersebut diserahkan secara langsung dalam rangkaian acara akbar Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia – Indonesia Fintech Summit and Expo 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Acara megah ini dipusatkan di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis, 24 September 2026, dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah, Gubernur Bank Indonesia, dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Kebanggaan masyarakat Bumi Massenrempulu semakin lengkap karena penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga yang hadir didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Zulkarnain Kara.

Kehadiran orang nomor satu di Enrekang tersebut menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah gempuran inflasi global.

Usut punya usut, penghargaan terbaik ketiga nasional yang diraih Enrekang ini tidak datang secara tiba-tiba.

Prestasi tersebut merupakan buah manis dari kerja keras, kolaborasi solid lintas sektor, dan lahirnya sebuah program inovatif yang menjadi senjata pamungkas Enrekang dalam mengendalikan inflasi, yakni program Gerakan Akselerasi Mengendalikan Inflasi (GASS MI).

Program cerdas ini fokus memantau secara ketat hasil komoditas holtikultura unggulan Enrekang, khususnya Bawang Merah dan Cabai yang selama ini menjadi biang kerok inflasi di Sulawesi Selatan.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Zulkarnain Kara yang ditemui usai penerimaan penghargaan mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa tersebut.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Enrekang mampu memperlihatkan kepada pemerintah pusat bahwa daerah kecil pun bisa berprestasi besar dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional jika dikelola dengan ikhtiar dan kebersamaan yang kuat.

“Ini merupakan buah dari ikhtiar seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Enrekang. Mulai dari petani, pedagang, Bulog, BI, BPS, hingga TPID yang setiap minggu tanpa henti memantau pergerakan harga di lapangan. Ini kerja kolektif, bukan kerja satu orang,” ujar Zulkarnain Kara dengan nada haru dan bangga di JICC Jakarta.

Menurut Zulkarnain, salah satu poin utama yang menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dalam penilaian TPID AWARD 2026 adalah komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah dalam memantau pergerakan inflasi secara detail dan real time.

Pemerintah pusat setiap minggunya melakukan pemantauan inflasi nasional, dan Kabupaten Enrekang dinilai sebagai salah satu daerah yang paling disiplin dan konsisten dalam mengevaluasi kebijakan agar inflasi tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak anjlok.

“Setiap minggunya, Pemerintah Pusat memantau pergerakan inflasi secara detail, dan kita pun komitmen untuk mengevaluasi kebijakan agar inflasi terjaga. Alhamdulillah dengan GASS MI, harga bawang merah dan cabai di Enrekang stabil, pasokan aman, dan inflasi kita menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Ini kado untuk seluruh masyarakat Enrekang,” pungkas Zulkarnain Kara.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada/Maxi Sondakh

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujudkan Guru Bermutu, PGRI Cabang Tawang Gelar Konkercab dan Tetapkan Program Strategis 2026
Polsek Kuala Cenaku Dorong Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Timun
Dugaan Jejaring Tambang Bentonit Bantarkalong, GAM Desak Usut Keterkaitan Oknum Polisi dan Perusahaan Asal Cirebon
Isak Tangis Anak Sabarnu di Mapolres Bartim, Memohon Keringanan untuk Sang Ayah
Panik Video Viral, Pelaksana Proyek Siluman Malua-Kolai Diam-diam Tambal Beton, Warga: Itu Akal-akalan Hilangkan Barang Bukti!
Pencurian Celengan Rp 5,25 Juta, Polisi Amankan Pemuda di Tanjung Bintang
Ribuan Burung Diangkut Tanpa Dokumen, Terjaring Pemeriksaan di Bakauheni
Bulan Bakti Karang Taruna 2026, Ketua KT Kota Tasikmalaya Soroti Dampak Regulasi Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:05 WIB

Wujudkan Guru Bermutu, PGRI Cabang Tawang Gelar Konkercab dan Tetapkan Program Strategis 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:48 WIB

Polsek Kuala Cenaku Dorong Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Timun

Senin, 28 September 2026 - 17:27 WIB

Dugaan Jejaring Tambang Bentonit Bantarkalong, GAM Desak Usut Keterkaitan Oknum Polisi dan Perusahaan Asal Cirebon

Senin, 28 September 2026 - 17:06 WIB

Isak Tangis Anak Sabarnu di Mapolres Bartim, Memohon Keringanan untuk Sang Ayah

Senin, 28 September 2026 - 16:59 WIB

Panik Video Viral, Pelaksana Proyek Siluman Malua-Kolai Diam-diam Tambal Beton, Warga: Itu Akal-akalan Hilangkan Barang Bukti!

Berita Terbaru