Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, MNP – Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar memperkuat langkah strategisnya di dunia pendidikan dan penegakan hukum.

Kampus yang dikenal konsen mencetak sarjana hukum profesional ini resmi menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan kegiatan Kuliah Umum bertajuk “Sinergi Perguruan Tinggi dan Kepolisian, Mewujudkan Generasi Cerdas, Berintegritas, dan Berdaya Saing” yang digelar di Aula UNSA Makassar, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Polrestabes Makassar, AKBP Andi Erma Suryono, S.H., S.IK., M.M., yang mewakili Kapolrestabes.

Turut hadir Rektor UNSA Makassar, Prof. Dr. Hj. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., beserta jajaran Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, dosen, dan ratusan mahasiswa.

Hadir pula Kapolsek Bontoala beserta jajaran, menunjukkan dukungan penuh institusi kepolisian terhadap sinergi akademik ini.

Unsa Makassar & Polrestabes Makassar Resmi Bersinergi, Cetak Generasi Cemerlang Berintegritas Lewat Tri Dharma

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. A. Melantik Rompegading menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polrestabes Makassar.

“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas kehadiran Wakapolrestabes. Ini bukti nyata bahwa kampus dan kepolisian bisa berjalan beriringan untuk membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda,” tegas Rektor UNSA.

Sementara itu, AKBP Andi Erma Suryono menyampaikan permohonan maaf karena Kapolrestabes Makassar berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak kalah penting.

Dalam paparan kuliah umumnya, ia menekankan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan kepolisian memiliki peran vital.

“Melalui edukasi hukum, penyuluhan, dan pengabdian, kita bisa bersama-sama mewujudkan masyarakat yang taat hukum dan kampus yang aman dari persoalan kriminalitas,” ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum UNSA Makassar, Dr. Dian Eka Kusuma Wardani, S.H., M.H., menambahkan bahwa kerja sama ini sebenarnya bukan hal baru.

“Sinergi FH UNSA dengan Polrestabes sudah terjalin sejak lama. Buktinya, personel Polrestabes rutin menjadi narasumber di Pendidikan Advokat, mahasiswa kami KKN Profesi setiap tahun di Polrestabes, dan mayoritas mahasiswa FH kami juga anggota kepolisian dari Polrestabes Makassar,” ungkapnya.

Kolaborasi ini dirancang kuat untuk mengawal pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada pilar pertama, Pendidikan dan Pengajaran, Polrestabes Makassar akan dilibatkan sebagai praktisi mengajar dan narasumber di berbagai mata kuliah di FH UNSA.

Tujuannya agar mahasiswa mendapatkan wawasan langsung dari lapangan tentang proses penyidikan, penegakan hukum, dan dinamika kamtibmas.

Pada pilar kedua, Penelitian, kedua institusi sepakat membuka ruang riset bersama. Kajian akan difokuskan pada isu hukum, keamanan, dan persoalan sosial kemasyarakatan.

Hasil riset ini diharapkan bisa menjadi bahan rujukan kebijakan kampus, kepolisian, bahkan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan berbasis data.

Untuk pilar ketiga, Pengabdian kepada Masyarakat, sinergi diwujudkan lewat penyuluhan hukum ke sekolah dan kampus, edukasi sadar hukum, serta program KKN Profesi mahasiswa FH UNSA di lingkungan Polrestabes setiap tahun.

Dosen dan mahasiswa juga akan terlibat langsung dalam program pemberdayaan masyarakat bersama polisi, seperti kampanye anti narkoba, hoaks, dan kekerasan.

Melalui kerja sama strategis ini, UNSA Makassar dan Polrestabes Makassar menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada seremoni.

“Kami ingin kerja sama ini melahirkan program konkret yang dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas,” tutup Prof. Melantik.

Dengan sinergi ini, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, kuat secara integritas, dan siap berdaya saing di era hukum modern.

Loading

Penulis : Maxi Sondakh/Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun
Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu
Heboh! Diduga Ada Monopoli Kuota KPR Subsidi di BPD Sulselbar, Dana Pencairan Pengembangan Ditahan?
Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?
Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul

Kamis, 3 September 2026 - 11:38 WIB

Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WIB

Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

Kamis, 3 September 2026 - 10:08 WIB

Heboh! Diduga Ada Monopoli Kuota KPR Subsidi di BPD Sulselbar, Dana Pencairan Pengembangan Ditahan?

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WIB

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding

Berita Terbaru