Peresmian Jembatan Gantung Cubancer, Dorong Produktivitas Petani Pakpak Bharat 

Selasa, 1 September 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meresmikan Jembatan Gantung Cubancer di Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Selasa (1/9/2026).

Peresmian infrastruktur penghubung tersebut dilakukan bersama Komandan Kodim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P.

Kehadiran jembatan gantung sepanjang kurang lebih 70 meter yang membentang di atas Sungai Lae Kombih ini diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat terkait keterisolasian wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan ini menjadi akses krusial yang menghubungkan Jalan Lintas Nasional Sumut-Aceh langsung menuju kawasan perladangan di Dusun Cubancer.

Dalam sambutannya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengapresiasi selesainya pembangunan jembatan tersebut dan berharap fasilitas ini dapat memacu produktivitas para petani setempat.

“Semoga bermanfaat, semoga bapak dan ibu sekalian khususnya yang berladang di sekitar jembatan ini semakin giat dan makin rajin karena jembatan sudah ada, sudah aman untuk sarana transportasi. Jadi kalau mau mengangkut hasil kebun, seperti gambir dan durian, aksesnya kini sudah jauh lebih ringan,” ujar Bupati.

Pembangunan jembatan gantung ini diinisiasi oleh TNI melalui Kodim 0206/Dairi untuk mengatasi kesulitan warga yang selama ini terhambat saat mendistribusikan komoditas unggulan daerah.

Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur rakyat merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

“Inilah bukti negara hadir bersama rakyat. TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, baik dalam situasi damai maupun dalam situasi perang,” tegas Dandim.

Kawasan Dusun Cubancer sendiri dikenal memiliki potensi sumber daya alam pertanian yang melimpah.

Dengan beroperasinya jembatan gantung ini, mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien, sekaligus diharapkan mampu mendongkrak perekonomian petani gambir dan durian di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok
Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?
Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden
Warga Perumahan Mutiara Citra Gelar Tasyakur Binikmat, Apresiasi Pembangunan Dana Reses
Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan
Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:58 WIB

PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden

Berita Terbaru