Tekan Kasus PGK, Poltekkes Tasikmalaya Latih ‘Kader Peduli Ginjal’ di Puskesmas Tamansari 

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Sebagai langkah nyata dalam menekan angka kasus Penyakit Ginjal Kronis (PGK), Program Studi Pendidikan Profesi Ners Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan berupa Pelatihan Kader Peduli Ginjal ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Tamansari, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (25/6/2026).

Program ini mengusung tema “Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Perawatan Mandiri Penyakit Ginjal Kronis melalui Pembentukan Kader Peduli Ginjal dan Edukasi Terstruktur di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 30 kader kesehatan dari wilayah kerja Puskesmas Tamansari antusias mengikuti pelatihan ini. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Tamansari, Penanggung Jawab Program Penyakit Tidak Menular (PTM), serta tim dosen dan mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Puskesmas Tamansari. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi apik antara Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dan pihak puskesmas dalam memperkuat program promotif dan preventif, khususnya terkait PGK.

“Meningkatnya kasus Diabetes Melitus dan Hipertensi di masyarakat saat ini menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, kita memerlukan keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di tingkat komunitas,” ujarnya.

Tim PKM ini diketuai oleh Ida Rosdiana, M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B., dengan anggota Yanti Cahyati, Ners., M.Kep., dan Yudi Triguna, Ners., M.Kep., serta dibantu oleh para mahasiswa profesi Ners sebagai fasilitator.

Dalam sesi pelatihan, tim dosen memaparkan materi komprehensif mulai dari konsep dasar PGK, faktor risiko, deteksi dini, hingga perawatan mandiri bagi masyarakat berisiko.

Tidak hanya mendengarkan materi, para kader juga terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif, praktik keterampilan, serta evaluasi peningkatan pengetahuan.

Ketua Tim Pengabdian, Ida Rosdiana, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mendongkrak kapasitas kader dalam mengenali faktor risiko dan melakukan pendampingan dini di masyarakat.

“Kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai penggerak massa. Mereka bisa membangun kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal, terutama melalui pengendalian faktor risiko utama seperti Diabetes Melitus dan Hipertensi,” jelas Ida.

Program ini sendiri dikembangkan berbasis hasil penelitian tim dosen mengenai PGK dan penerapan intervensi keperawatan berbasis bukti (evidence-based nursing). Melalui pendekatan ini, kader diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang nyata.

Pelatihan ini bukanlah akhir dari rangkaian program. Tahap selanjutnya, tim akan langsung menyasar kelompok masyarakat berisiko tinggi PGK, khususnya pasien Diabetes Melitus dan Hipertensi yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di UPTD Puskesmas Tamansari.

Pada tahap tersebut, masyarakat akan dibekali edukasi pencegahan serta pelatihan berbagai intervensi keperawatan mandiri hasil riset yang terbukti membantu mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah, seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR), Relaksasi Benson, Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Terapi aromaterapi.

Melalui sinergi kuat antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat, Program Studi Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berharap “Kader Peduli Ginjal” ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Target utamanya jelas, menekan angka kejadian Penyakit Ginjal Kronis di Kota Tasikmalaya melalui deteksi dini dan gaya hidup sehat.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok
Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?
Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden
Warga Perumahan Mutiara Citra Gelar Tasyakur Binikmat, Apresiasi Pembangunan Dana Reses
Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan
Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:58 WIB

PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden

Berita Terbaru