Niat Lerai Pertengkaran, Mertua Babak Belum Dihajar Menantu

Kamis, 24 November 2022 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Lebak, MNP.com – Gegara melerai pertengkaran dalam keluarga anaknya, warga kampung Ciayunan RT 02 RW 05 Desa Sukamulya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten dianiaya menantu, Rabu (23/11/2022).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian pelipis dan dada. Menurut keterangan warga sekitar, kejadian tersebut sudah di musyawarahkan di rumah ketua rukun warga 05 Desa Sukamulya.

Diketahui, insiden penganiayaan tersebut berawal dari percekcokan rumah tangga pasangan (F) dengan Junesih, antara anak dengan menantu yang terjadi sekitar jam 16.30 wib.

Warga yang engga disebut namanya mengatakan, saat itu, mertuanya (Madria) bermaksud mau melerai pertengkaran antara anak dengan menantunya berinisial (f).

“Tapi rupanya menantunya tidak terima mertuanya ikut campur dalam urusan rumah mereka, hingga terjadilah penganiayaan tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak Polsek Cibeber,” terang warga.

AKP Rahmat Hidayat SH Kapolsek Cibeber melalui sambungan WhatsApp- nya membenarkan kejadian tersebut. ” pelaku sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kapolsek.

Terpisah, Sumarna tokoh masyarakat Cibeber mengutuk keras dan angkat bicara terkait kasus menantu aniaya mertua. Menurutnya, itu sudah sangat terlalu dan betul betul tidak punya adab tidak punya perikemanusiaan.

Kata Sumarna, mertua itu sama saja dengan orang tua sendiri, untuk supaya menjadikan efek jera, pelaku kepada aparat penegak hukum untuk di tindak tegas.

“Jangan ada kata damai, mohon kepada LSM atau lembaga untuk bantuannya mendampingi korban, jangan sampai ada yang menakut nakuti, yang akhirnya pencabutan laporan alias damai,” tutup Sumarna. (Supriyanto)

Loading

Berita Terkait

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi
Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock
Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21
Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan
TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare
Sekdis Dishub Garut Monitoring ke UPTD Wilayah VIII Malangbong, Tekankan Disiplin Kerja dan Pelayanan
Kapolsek AKP Nurrozi Sambangi SMPN 3 Sukaratu, Ingatkan Siswa Jauhi Bullying dan Narkoba
HUT TNI ke 81, Koramil 1106 Malangbong Perkuat Sinergi TNI-Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Okt 2026 - 19:21 WIB