TASIKMALAYA, MNP – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan harunya setelah menyimak video pidato seorang siswi SMP Negeri 16 Tasikmalaya bernama Nabila Azhara.
Kepada awak media, H. Rojab mengaku sangat tersentuh dan kagum atas dedikasi Nabila yang dikenal aktif tampil di berbagai acara, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, lingkungan masyarakat, hingga instansi pemerintahan.
Selain itu, Nabila juga dikenal sebagai siswi berprestasi yang kerap mengikuti berbagai perlombaan di sekolahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Apa yang dilakukan oleh Nabila Azhara, siswi SMPN 16 yang sering berdakwah ke berbagai sekolah dan masyarakat, adalah hal yang sangat luar biasa, terpuji, dan patut kita apresiasi tinggi,” ujar H. Rojab, Senin (25/05).
Menurutnya, di usia remaja yang masih sangat muda, Nabila telah menunjukkan keberanian untuk tampil, peduli dalam menyebarkan kebaikan, serta berusaha memberi manfaat bagi orang lain.
Hal ini dinilai sebagai langkah awal yang sangat baik untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia.
Kehadiran sosok seperti Nabila, lanjut Kadisdik, menjadi bukti nyata keberhasilan program unggulan Pemerintah Kota Tasikmalaya, yaitu Tasik Pintar.
Program ini berfokus pada pemerataan akses pendidikan, penekanan angka putus sekolah, serta penguatan karakter religius siswa.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi Nabila serta generasi muda lainnya, Dr. H. Rojab Risman Taufik menyampaikan 5 pesan penting.
– Generasi Harapan yang Membawa Perubahan: Di usia muda, kalian sudah memilih jalan menyebarkan kebaikan. Jangan pernah merasa kecil, karena niat tulus dan konsistensi adalah kekuatan besar yang bisa menyentuh hati banyak orang.
– Terus Belajar dan Tingkatkan Ilmu: Dakwah yang baik harus didasari ilmu yang kuat. Jadikan aktivitas ini sebagai pemantik untuk semakin rajin belajar, baik ilmu agama maupun ilmu umum, agar pesan yang disampaikan semakin indah dan mudah dipahami.
– Menjadi Teladan Sebelum Berkata: Kata-kata akan jauh lebih berdampak jika disertai perbuatan. Jadilah contoh yang baik (uswatun hasanah) di sekolah, rumah, dan pergaulan sehari-hari melalui akhlak yang sopan, rajin, dan jujur.
– Tetap Rendah Hati dan Sabar: Perjalanan menyebarkan kebaikan pasti menemui tantangan. Tetaplah rendah hati, jangan merasa lebih baik dari orang lain, dan bersabarlah karena setiap usaha kebaikan pasti dinilai oleh Tuhan.
– Jaga Keseimbangan Waktu: Sebagai pelajar, tugas utama adalah belajar dan meraih prestasi. Bagilah waktu dengan bijak antara berdakwah, sekolah, beristirahat, dan berkumpul bersama keluarga agar tetap sehat dan berkelanjutan.
“Kalian adalah masa depan kita. Tetap utamakan kewajiban utama sebagai pelajar, dan teruslah menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” pungkas H. Rojab.
![]()
Penulis : Ist
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan