PAKPAK BHARAT, MNP – Pasca terjadinya blackout atau pemadaman listrik total pada hari kedua di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pakpak Bharat dipastikan tetap aman dan kondusif.
Aktivitas warga masyarakat pun terpantau tetap berjalan lancar seperti biasa pada Sabtu (23/05/2026) malam.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H. Ia menyatakan bahwa meskipun pasokan listrik terganggu, dinamika kehidupan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat tidak mengalami gejolak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Situasi Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Pakpak Bharat pasca blackout tetap dalam keadaan kondusif. Aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat tetap berjalan normal seperti biasa,” ujar AKP Amron Simanullang.
Menyikapi situasi terkini, Polres Pakpak Bharat bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan jajarannya untuk melaksanakan Patroli Bluelight.
Menggunakan kendaraan dinas roda empat (Randis R4), petugas menerapkan metode mobile, sambang, dan dialogis guna mengantisipasi kerawanan kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Beberapa titik fokus pengamanan intensif meliputi Objek Vital Pemerintahan: Kantor Bupati Pakpak Bharat, Gedung DPRD, dan kawasan Sindeka.
Selain itu, Pusat Aktivitas Warga: Kafe-kafe, minimarket, Gardu PLN, serta sektor perbankan. Titik Akses Utama: Simpang 4 RSUD Salak dan Gapura Selamat Datang Kota Salak serta Pengamanan Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).
Tidak hanya di pusat kota, pengamanan ketat juga dilakukan oleh personel di Pos Lantas Sibande. Petugas melaksanakan patroli di sepanjang Jalinsum Sibande yang menghubungkan Subulussalam, Pakpak Bharat, dan Dairi.
Dengan metode yang sama, petugas menyambangi pemukiman warga, lokasi berkumpulnya anak muda di Kafe Kanza, hingga jalan umum di Dusun Lae Mbara, Desa Perolihen, Kecamatan STTU Julu.
Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk menyikapi fenomena pemadaman massal ini dengan bijak dan tidak panik, mengingat gangguan ini terjadi merata di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas mengingatkan warga untuk segera memanfaatkan layanan darurat jika menemukan potensi gangguan keamanan.
“Jika masyarakat mengalami tindak pidana, ada hal yang urgen dan perlu menghadirkan personel Polri, segera hubungi layanan Call Center 110 Polres Pakpak Bharat. Layanan ini bebas pulsa dan akan direspons dengan cepat. Kami pastikan Polri ada untuk masyarakat,” pungkas AKP Amron Simanullang.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan