TASIKMALAYA, MNP – Kawasan Wisata Cipanas Galunggung mendadak dipadati oleh ratusan remaja kreatif dalam kegiatan bertajuk “KWF Tour Explore Ka Galunggung,” Minggu (09/05/2026).
Sebanyak 8 bus rombongan yang tergabung dalam komunitas KWF Tour And Trip terlihat memenuhi area parkir sejak pagi hari.
Kegiatan ini didominasi oleh pelajar berusia rata-rata 17 tahun yang juga merupakan para konten kreator TikTok dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, para Tiktoker muda ini diketahui sudah memiliki penghasilan mandiri dari platform digital, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Panitia Tour, Ferdiansyah yang akrab disapa Mas Fer, menjelaskan bahwa peserta yang ikut serta dalam perjalanan ini berasal dari berbagai daerah seperti Pangandaran, Ciamis, Garut, Bandung, hingga Jakarta.
“Dalam KWF Trip dan Tour Explore Galunggung ini, peserta tidak hanya dari Tasikmalaya saja. Alhamdulillah, seluruh peserta mendapatkan izin resmi dari orang tua, karena itu merupakan syarat wajib untuk bergabung dalam kegiatan kami,” ujar Mas Fer di lokasi wisata.
Selain berwisata, fokus utama para pemuda ini adalah mengeksplorasi keindahan Galunggung untuk dijadikan konten kreatif yang nantinya akan diunggah di akun media sosial mereka masing-masing.
Melihat potensi besar kunjungan wisatawan muda, Mas Fer berharap pihak pengelola Wisata Cipanas Galunggung terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam hal kebersihan lingkungan.
“Semoga KWF dan Galunggung semakin maju. Kami berharap pengelolaannya ditingkatkan lagi, terutama terkait masalah sampah agar lebih diperhatikan. Jika lokasi wisata bersih, pengunjung tentu akan lebih betah dan nyaman,” tambahnya.
Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola yang telah memberikan izin dan menyambut baik kedatangan rombongan “Trip Mania” tersebut.
Diharapkan, melalui aksi explore para Tiktoker ini, pesona Gunung Galunggung dapat semakin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan