Alim Ulama Tasikmalaya Gelar Halaqoh Lingkungan, Perkuat Peran Pesantren sebagai Penjaga Amanah Bumi

Senin, 2 Maret 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Forum Pemberdayaan Pesantren Nusantara (FPPN) telah menyelenggarakan kegiatan Halaqoh Lingkungan Alim Ulama Tasikmalaya pada Sabtu, 28 Februari 2026 di Pondok Pesantren Daarussadah Puspahiang, Tasikmalaya.

‎Kegiatan ini mengusung tema “Alim Ulama dan Pesantren Sebagai Penjaga Amanah Bumi untuk Generasi Berkelanjutan.”

Halaqoh ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan peran strategis alim ulama serta pesantren dalam merespons isu-isu lingkungan hidup dan perubahan iklim yang semakin mendesak.

‎Ketua Umum Forum Pemberdayaan Pesantren Nusantara, Yusuf Abdul Aziz, S.Sy., S.Sos., menyampaikan bahwa pesantren memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keislaman.

‎“Pesantren bukan hanya pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan peradaban. Melalui halaqoh ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari amanah keimanan dan tanggung jawab moral kita bersama,” ujarnya.

‎Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara FPPN dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Adapun sebagai pesertanya, FPPN mengundang pimpinan pesantren, pengurus forum pesantren, pengurus DMI, Pengurus DKM, penyuluh agama Islam, pengurus majelis taklim, serta pengurus kepemudaan Islam di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Forum Pondok Pesantren Tasikmalaya, Unsur Muspika Kecamatan Puspahiang Tasikmalaya.

‎Selain diskusi dan tausiyah lingkungan, halaqoh ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama serta langkah-langkah konkret dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas pesantren, termasuk penguatan edukasi, gerakan penghijauan, dan praktik ramah lingkungan di lingkungan pesantren.

‎Melalui kegiatan ini, Forum Pemberdayaan Pesantren Nusantara berharap lahir gerakan kolektif pesantren yang lebih aktif dalam menjaga kelestarian alam sebagai wujud nyata kontribusi umat Islam terhadap pembangunan berkelanjutan.

Loading

Penulis : Momon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat
Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi
CV Assalam Family Salurkan Santunan untuk Lansia, Guru Madrasah dan Anak Putus Sekolah
Plat Besi Bikin Curiga, Polisi Temukan 27 Kg Sabu di Mobil Innova, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Mobil Mewah BMW Bermuatan Sabu Rp50 Miliar, Polisi Amankan 3 Orang di Bakauheni
Hari Kesaktian Pancasila di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Ajak Jaga Persatuan
Gubuk Reyot Siti Nuraenun di Dekat Pusat Pemerintahan: Kemana Pemkot Tasikmalaya Saat Warganya Susah?
Dorong Warga Lebih Motekar, Kelurahan Sukamajukidul Gelar Pelatihan Perbengkelan Motor Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:10 WIB

CV Assalam Family Salurkan Santunan untuk Lansia, Guru Madrasah dan Anak Putus Sekolah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Plat Besi Bikin Curiga, Polisi Temukan 27 Kg Sabu di Mobil Innova, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Mobil Mewah BMW Bermuatan Sabu Rp50 Miliar, Polisi Amankan 3 Orang di Bakauheni

Berita Terbaru