BARITO TIMUR, MNP – Polemik terkait pemberian piagam penghargaan Bupati Barito Timur (Bartim) kepada PT Bartim Coalindo terus menjadi buah bibir publik.
Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bartim menegaskan bahwa pemberian penghargaan itu tidak ada kaitannya dengan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Bupati bersama DPRD Bartim ke lokasi perusahaan tambang tersebut.
Kepala BPBD Damkar Bartim Ahmad Gazali melalui Kabid Pencegahan dan Kesiagaan Parluhutan Tampubolon menyampaikan bahwa piagam penghargaan diberikan atas dasar kontribusi perusahaan dalam kegiatan tertentu yang berhubungan dengan dukungan penanggulangan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penghargaan tersebut murni bentuk apresiasi dan tidak berkaitan dengan isu lingkungan yang belakangan mencuat.
“Tidak ada hubungannya dengan sidak yang dilakukan Wabup dan DPRD. Piagam itu diberikan atas kontribusi perusahaan dalam mendukung kegiatan kebencanaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/2).
Sementara itu, sidak yang dilakukan Wakil Bupati Bartim bersama DPRD beberapa waktu lalu bertujuan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan ,kerusakan ekosistem dan dampak aktivitas pertambangan terhadap Sungai Karau.
Dalam sidak tersebut, rombongan wakil Bupati Barito Timur menemukan sejumlah hal pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti, termasuk sistem pengelolaan limbah dan pengawasan lingkungan.
Sedangkan kalangan DPRD meminta agar instansi teknis segera melakukan evaluasi serta memastikan perusahaan menjalankan kewajiban sesuai aturan yang berlaku.
Untuk diketahui, polemik muncul karena waktu pemberian penghargaan dinilai berdekatan dengan mencuatnya keluhan warga terhadap aktivitas perusahaan. Sejumlah pihak mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan lingkungan.
Namun BPBD kembali menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak dimaksudkan untuk menanggapi ataupun mempengaruhi proses pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan DPRD.
Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Barito Timur, Boy Tanriumato menegaskan adanya klarifikasi yang dilakukan oleh BPBD Damkar Barito Timur sama sekali tidak ada hubungannya dengan piagam penghargaan yang ditandatangani Bupati.
“Sebenarnya persoalan ini tak ada hubungan sama sekali. Jika ingin mengklarifikasi seharusnya Bupati Bartim, bukan BPBD Damkar,” tukasnya.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan