Pantau Lokus Stunting, Wabup Pakpak Bharat Tinjau Posyandu di Desa Kuta Meriah dan Kuta Dame

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Wakil Bupati Pakpak Bharat, H. Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Posyandu Bulanan di Desa Kuta Meriah dan Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, Selasa (13/01/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak di wilayah tersebut berjalan maksimal, terutama di daerah yang menjadi fokus penanganan kesehatan prioritas.

Dalam kunjungannya, Wabup Mutsyuhito melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan, berdialog dengan para kader posyandu, serta mendengarkan aspirasi masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran vital dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas.

“Posyandu sangat penting karena menyediakan layanan kesehatan dasar yang terjangkau bagi ibu, bayi, balita, remaja, hingga lansia. Di sini kita bisa memantau tumbuh kembang, memberikan imunisasi, suplemen gizi seperti Vitamin A dan obat cacing, hingga deteksi dini masalah kesehatan,” jelas Mutsyuhito.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa edukasi kesehatan dan konseling Keluarga Berencana (KB) di Posyandu merupakan kunci utama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Wabup juga memberikan perhatian khusus pada status kedua desa tersebut yang pada tahun sebelumnya merupakan lokasi fokus (lokus) percepatan penanganan stunting, melalui kolaborasi dengan Tanoto Foundation.

“Tahun lalu, Desa Kuta Meriah dan Kuta Dame menjadi lokus percepatan penanganan stunting yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Tanoto Foundation. Sangat penting bagi kami untuk melihat langsung kondisi terkini bayi dan balita di sini sebagai bahan evaluasi kebijakan ke depan,” pungkasnya.

Dengan peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berkomitmen untuk terus memperkuat peran Posyandu agar angka stunting terus menurun dan derajat kesehatan masyarakat di “Tanah Sindeka” semakin meningkat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB