KNPI Soroti Fenomena Banjir Tahunan, Apa Upaya Preventif Pemkot Tasikmalaya?

Minggu, 2 November 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heru Muhtar Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Tasikmalaya

Heru Muhtar Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Tasikmalaya

Tasikmalaya, MNP – Musim hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tasikmalaya dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Menurut Heru Muhtar Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Tasikmalaya, bencana ini bukan hanya akibat faktor alam, melainkan akumulasi dari persoalan sistemik seperti buruknya drainase kota dan manajemen sampah yang tidak efektif.

“Volume air hujan yang tinggi tidak mampu tertampung akibat saluran air yang tersumbat,” kata Heru Muhtar.

Pada hari ini, Sabtu (1/11/2025), hujan deras kembali mengakibatkan sejumlah ruas jalan utama tergenang air parah, mengganggu mobilitas dan aktivitas warga.

Titik-titik yang terdampak signifikan antara lain Jalan Tentara Pelajar, Jalan Sutisna Senjaya, Jalan KH. Zainal Mustofa, Jalan Unsil, jalan sukawarni, jalan bunderan mangkubumi dan beberapa akses jalan vital lainnya.

“Meskipun tidak ada korban jiwa, tapi terjadi banyak masyarakat yang kerugian materil dan non-materil akibat banjir. Namun turut menyayangkan banjir ini fenomena yang terus berulang setiap musim penghujan ini,” jelas Heru Muhtar.

Dirinya menegaskan, genangan air parah akibat buruknya infrastruktur yang dirancang oleh pemerintah hingga tidak dapat berfungsi semestinya.

Selain itu, banyaknya bangunan yang didirikan di daerah aliran sungai, yang mengakibatkan terjadinya penyempitan irigasi.

“Juga banyaknya sampah yang dibiarkan menumpuk, sehingga saat hujan turun terbawa arus dan menyumbat saluran air drainase,” cetusnya.

Heru Muhtar menilai, pemerintah daerah yang cenderung meremehkan persoalan banjir dengan dalih klasik “genangan air yang akan surut dalam beberapa jam”.

Padahal kata Heru Muhtar, sikap tersebut mencerminkan pembiaran terhadap masalah krusial yang dihadapi masyarakat setiap tahunnya.

“Jangan sampai malah berdalih ‘bahwa itu genangan air, itu mah bukan banjir, nanti juga beberapa jam akan surut lagi. Kalo seperti itu, berarti akan dibiarkan saja?,” ucap Heru Muhtar.

KNPI Kota Tasikmalaya meminta kepada pemerintah, khususnya dinas-dinas terkait seperti Dinas PUTR dan Dinas Lingkungan Hidup, untuk menanggapi fenomena ini secara serius.

Pihaknya juga mendesak adanya tindakan nyata, terencana, dan upaya preventif jangka panjang untuk mengatasi akar permasalahan banjir di Kota Tasikmalaya.

“Jangan sampai banjir ini semakin meluas ke beberapa daerah Kota Tasikmalaya. Upaya preventif sangat diperlukan untuk mencegah banjir terjadi di kemudian hari, karena fenomena banjir ini sudah menjadi langganan setiap tahunnya di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Istimewa! Bupati Pakpak Bharat Siapkan Hadiah Sepeda Motor, Kawal Anggaran LPTQ di MTQ ke-23
Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 
Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK
Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor
Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot
TMMD ke-128 Garut Ditutup, Warga Malangbong Punya Jalan Baru Setelah 40 Tahun
Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:07 WIB

Istimewa! Bupati Pakpak Bharat Siapkan Hadiah Sepeda Motor, Kawal Anggaran LPTQ di MTQ ke-23

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:37 WIB

Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:21 WIB

Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot

Berita Terbaru