Wisata Berbayar Rasa Jalur Off-Road: Inilah Kondisi Situ Gede Kota Tasikmalaya 

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP  – Kawasan wisata Situ Gede, yang menjadi salah satu ikon wisata alam di Kota Tasikmalaya, kini menuai banyak keluhan dari masyarakat.

Meski pengunjung tetap dikenai pungutan uang masuk setiap kali datang, kondisi fasilitas di kawasan ini justru jauh dari layak.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa akses jalan menuju area Situ Gede rusak parah. Permukaan jalan dipenuhi batu-batu besar dan lubang yang membuat kendaraan sulit melintas.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengunjung yang datang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ironisnya, setiap pengunjung tetap diminta membayar uang masuk tanpa diberikan tiket resmi sebagai bukti pembayaran.

Praktik ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan kejelasan pengelolaan dana yang dikumpulkan dari masyarakat.

“Uang masuk tetap diminta, tapi jalan tidak pernah diperbaiki. Sudah bertahun-tahun kondisinya seperti ini,” ujar Dewa seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya, Minggu (19/10/2025).

Situ Gede sejatinya memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Tasikmalaya.

Pemandangan danau yang tenang dan suasana alami di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal. Namun, potensi itu seolah tak didukung dengan pengelolaan yang memadai dari pihak berwenang.

Banyak pengunjung menilai, pemerintah kota maupun instansi terkait seolah tutup mata terhadap kondisi ini. Tidak ada papan informasi, petugas resmi atau tanda bahwa pungutan dilakukan secara legal dan digunakan untuk perawatan fasilitas wisata. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan wisata daerah semakin menurun.

Selain jalan yang rusak, beberapa area di sekitar lokasi juga terlihat kurang tertata dan minim perhatian. Akses parkir tidak jelas, dan tidak tampak adanya upaya serius untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki fasilitas dan menertibkan pengelolaan retribusi di kawasan wisata Situ Gede.

Pengelolaan yang profesional dan transparan sangat dibutuhkan agar Situ Gede benar-benar menjadi destinasi kebanggaan Kota Tasikmalaya, bukan sekadar tempat wisata yang dibiarkan tanpa arah.

Untuk saat ini, keindahan alam Situ Gede masih tertutup oleh realita buruk di lapangan: pungutan tanpa tiket, jalan rusak, dan perhatian pemerintah yang nyaris tak terlihat.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup
Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya
Pembangunan Sekolah Rakyat akan Segera Terwujud di Kabupaten Pakpak Bharat
SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis
Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?
Bupati Jeneponto Terima Tim SSB Turatea City U-11, Apresiasi Juara Piala Soccer For Equality Sulsel 2026
Dari Tasikmalaya Menuju Istana: Muhamad Alwi Lolos Audisi Gita Bahana Nusantara 2026
Target PSSI Kota Tasikmalaya: Sukseskan Piala Soeratin, Bidik Tuan Rumah Seri Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:15 WIB

Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat akan Segera Terwujud di Kabupaten Pakpak Bharat

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:15 WIB

SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:16 WIB

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Berita Terbaru