Perkuat Kebijakan Ekonomi, Franc Tumanggor Hadiri Konsultasi Data Statistik se-Sumatera

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri acara Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto (RPDRB) dan Indikator Sosial Ekonomi (ISEO) 2025 di Medan.

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi yang lebih fokus, responsif, dan mampu memberikan solusi atas tantangan ekonomi terkini di wilayah Sumatera.

Konsultasi regional ini dilaksanakan selama dua hari di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan termasuk Bappelitbang, Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS) se-Sumatera.

Kepala Bappelitbang Pemprov Sumut, Dikky Anugerah, menegaskan bahwa forum Konreg PDRB-ISEO 2025 ini harus menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan di daerah.

“Kami ingin forum ini menghasilkan solusi untuk tantangan terkini dan bisa dilaksanakan, bukan hanya mengisi data untuk potret daerahnya masing-masing. Jadi kami sepakat dengan rekomendasi ini,” kata Dikky Anugerah saat perumusan kesepakatan Konreg, Kamis (16/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa rekomendasi berbasis data yang kuat akan membuat strategi daerah dalam menghadapi tantangan seperti inflasi, kebutuhan pangan, dan pengembangan ekonomi menjadi lebih akurat, sekaligus membantu pembangunan regional Sumatera berjalan lebih selaras.

“Lewat rekomendasi seperti ini kita akan lebih fokus menjawab tantangan yang ada dan bisa membuat kebijakan yang lebih tepat sehingga dampaknya ke masyarakat lebih terasa,” tambahnya.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran data statistik dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kami berdiskusi banyak hal. Selama dua hari ke depan, kami bersama banyak pemangku kepentingan di Pulau Sumatera akan berdiskusi dan berkolaborasi untuk memperkuat integrasi statistik sosial ekonomi dalam perencanaan pembangunan yang lebih responsif dan tepat sasaran,” jelas Bupati Franc Bernhard Tumanggor dari Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pakpak Bharat juga menandatangani Nota Kesepakatan penting bersama Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, S.St, M.Si.

Nota kesepakatan ini berfokus pada Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik Pembangunan Daerah Pakpak Bharat.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Pakpak Bharat untuk menggunakan data yang valid dan terintegrasi sebagai dasar pengambilan kebijakan, sejalan dengan hasil yang diinisiasi dalam Konsultasi Regional PDRB-ISEO 2025.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan
Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 
Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi
AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla
Fantastis! Polsek Bayongbong Berhasil Sita 76.321 Butir Obat Keras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:26 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan

Selasa, 29 September 2026 - 18:33 WIB

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Selasa, 29 September 2026 - 16:06 WIB

Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Selasa, 29 September 2026 - 13:21 WIB

Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:33 WIB