Wakil Ketua DPR RI Awasi Dapur MBG di Garut, Tekankan 10 SOP Keamanan Pangan Ketat

Jumat, 26 September 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP  Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, ke Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jum’at (26/9/2025).

‎Kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat sekaligus pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG di Garut, menyusul insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa di wilayah tersebut.

‎Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan pada program MBG.

Ia menegaskan bahwa insiden di Garut menjadi pelajaran penting, mengingat data nasional mencatat sekitar 5.000 kasus keracunan dari Januari hingga September.

‎Cucun menekankan pentingnya agar program MBG tidak ternodai oleh kelalaian. Ia meminta seluruh pelaksana untuk senantiasa menerapkan 10 Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan pangan secara disiplin tanpa ada yang terlewat.

Menurutnya, pengelolaan harus dilakukan mulai dari penerimaan bahan hingga distribusi, dengan standar keamanan yang ketat dan tanpa intervensi pihak lain.

‎”Kalau ini memang kelalaian dan teledor, kaji lebih dalam. Kalo ini kelalaian disengaja, silakan lakukan pemeriksaan,” tegas Cucun.

‎Sebagai langkah penguatan pengawasan, Cucun menyampaikan bahwa dapur-dapur SPPG ke depan akan dilengkapi dengan alat tes makanan sebelum distribusi.

Selain itu, ukuran dapur SPPG akan diperluas dari 15×20 menjadi 20×20 meter, guna memastikan alur proses yang higienis, mulai dari penyaringan barang, pemisahan gudang basah/kering, hingga pemisahan proses memasak nasi dan lauk.

Pengawasan keamanan juga akan diperkuat secara kolaboratif dengan melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

‎Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan keterkejutannya atas insiden tersebut. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk segera merapatkan barisan, serta mengapresiasi kecepatan penanganan yang dilakukan berbagai pihak.

‎”Ini musibah yang kita tidak inginkan, dan saya yakin Bapak/Ibu yang hadir dalam kegiatan ini untuk mencari solusi bahwa ke depan agar tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

‎Bupati menambahkan bahwa program MBG telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Garut. Ia pun berpesan agar masyarakat tetap tenang dalam menyikapi peristiwa ini.

‎Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Garut, Salsa, melaporkan bahwa saat ini terdapat 80 SPPG yang sudah beroperasi di Garut. Ia juga menyinggung insiden keracunan di Kecamatan Kadungora yang menimpa 30 siswa SD dan MA.

‎Salsa menduga insiden tersebut terjadi akibat keterlambatan pembagian MBG.

‎”Dijadwalkan pukul 9, tetapi ada kekurangan nasi jadi kami memasak nasi terlebih dahulu, jadi si ayam yang seharusnya berangkat semula pukul 9 itu jadi ngaret pukul 10/11,” jelasnya.

‎Keterlambatan tersebut diduga menyebabkan makanan melewati batas waktu aman untuk dikonsumsi. Ia memastikan seluruh korban yang sempat dirawat kini sudah dinyatakan pulih dan dalam kondisi aman.

Loading

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru