Kabut Sejarah Masa Lalu Kabupaten Pemalang Tersimpan di Gunung Gajah

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Keberadaan Gunung Gajah di desa Gongseng, kecamatan Randudongkal, kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, banyak menyimpan kabut sejarah masalalu.

Bahkan sampai ini masih menjadi silang pendapat para pemerhati sejarah, adat budaya dan penulis tentang rentangan panjang kota kecil di pesisir utara laut Jawa ini.

Hingga sampai sekarang, belum ada literatur pasti terkait gunung yang berwujud bagaikan seekor gajah duduk posisinya jika dilihat dari kejauhan.

Rabadi (63) Salah seorang pemerhati hati sejarah Pemalang , ketika dihubungi melalui sambungan teleponnya, Rabu (20/8/2025) menceritakan bahwa Gunung Gajah merupakan sejarah purbakala Kabupaten Pemalang.

Dimana hingga saat ini pemerintah kabupaten Pemalang sendiri belum pernah mengungkap akan keberadaan sejarah daerahnya sendiri yang berada di situs Gunung purba tersebut.

“Pada saat daerah Pamalang belum bernama Pemalang, merupakan hutan belantara yang banyak didiami binatang buas yang berukuran besar,” kata Rabadi mengawali ceritanya.

“Lalu ada seorang tokoh bernama Ki Malang membuka daerah Pamalang dengan membuka hutan belantara, termasuk menggiring semua binatang buas untuk di relokasi agar tidak bercampur dengan pemukiman penduduk,” jelasnya.

Lebih lanjut Rabadi mengatakan, kemungkinan semua binatang termasuk gajah-gajah Besar, digiring ke suatu daerah hutan belantara yang sekarang masuk wilayah desa Gongseng, kecamatan Randudongkal.

“Dan gajah-gajah dan hewan besar lainnya mati beribu tahun lamanya membantu menjadi fosil besar yang sekarang berwujud gunung gajah tersebut,” ucap Rabadi.

Konon gunung tersebut gajah beneran yang orang sekarang menanamkan gunung gajah, dan secara akademis di desa Semedo, kecamatan Kedungbanteng, kabupaten Tegal yang berbatasan langsung dengan kabupaten Pemalang banyak ditemukan ratusan fosil hewan.

Tidak hanya itu, ada juga fosil manusia serta tumbuhan yang berumur ribuan tahun, secara resmi sekarang Semedo di jadikan museum Fosil oleh Pemerintah kabupaten Tegal.

Terpisah, Seorang warga kelurahan Mulyoharjo, kecamatan Pemalang kota bernama pak Sam (60) mengaku beberapa kali menemukan benda-benda fosil, seperti gading gajah, tengkorak manusia, bahkan satu tundun (rangakaian buah pisang) yang sudah membatu menjadi fosil.

Kata Pak Sam, dulu sebelum ditutup oleh pihak pemerintah setempat, di semedo banyak di temukan fosil- fosil dan jika ditarik lurus ke timur arah gunung Gajah di desa Gongseng kecamatan Randudongkal, kabupaten Pemalang, itu merupakan rangkaian sejarah purbakala Kabupaten Pemalang.

“Cuma terbatasi oleh aliran kali rambut (sungai) yang menjadi tapal batas ke dua wilayah kabupaten Pemalang dan Tegal,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum
Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 
Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda
SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII
Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WIB

Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:27 WIB

Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Berita Terbaru