Tasikmalaya, MNP — Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus (DPC HIPKI) Kota Tasikmalaya resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang digelar di RM Sambel Hejo, Selasa (22/7/2025).
Pelantikan ini mengusung tema nasional, “Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia”, sebagai bentuk komitmen penguatan sektor pendidikan non formal berbasis keterampilan.
Sebanyak 30 pengurus dikukuhkan secara resmi oleh Ketua DPD HIPKI Jawa Barat dan disahkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Tedi Setiadi, M.Pd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepler Sianturi, S.MG., M.A. dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua DPC HIPKI Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tekad untuk membawa HIPKI menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan SDM unggul.
“Visi kami adalah memperkuat peran HIPKI dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi Wali Kota Tasikmalaya menjadikan daerah ini sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Kepler.
Ia berharap, selarasnya arah visi HIPKI dengan pemerintah kota akan membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasional, khususnya melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang bernaung di bawah HIPKI.
Sementara itu, PLT Kadisdik Kota Tasikmalaya, Dr. H. Tedi Setiadi, menegaskan dukungan penuh dari pihaknya terhadap program-program HIPKI.
Menurutnya, peningkatan kualitas LKP dan pelatihan vokasi adalah kunci untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah berbasis SDM.
“Kami akan terus mendorong agar HIPKI aktif dalam sistem Dapodik dan mempercepat legalisasi perizinan LKP, agar ke depan bantuan dari pusat dapat disalurkan dengan tepat dan efektif,” kata Tedi.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan sektor pendidikan non formal bukan hanya sekadar pelengkap pendidikan formal, tetapi menjadi elemen vital dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem vokasional di Tasikmalaya, yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja serta mengurangi angka pengangguran melalui pelatihan berbasis keterampilan dan kewirausahaan.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan