Wisuda Santri ke-51 LPPTKA BKPRMI Jeneponto: Siapkan Generasi Qur’ani Masa Depan

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Sebanyak 1.022 santri Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jeneponto resmi diwisuda.

Momen acara Wisuda Santri ke-51 tersebut digelar oleh LPPTKA BKPRMI Jeneponto, Selasa (15/7/2025) di Landmark Masjid Agung Jeneponto.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyongsong Masa Depan Gemilang, Menyiapkan Generasi Qur’ani” ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri ribuan orang tua dan masyarakat yang antusias mendampingi para santri.

Turut hadir Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., Ketua TP-PKK Jeneponto Hj. Salmawati Paris, SE, Sekda Jeneponto, unsur Forkopimda, serta pengurus DPW BKPRMI Sulawesi Selatan dan perwakilan BKPRMI dari Makassar, Maros, Takalar dan Bantaeng.

Ketua Panitia, Anis Sophia Auliah Salih, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya para ustaz, ustazah, dan orang tua santri yang telah berperan besar dalam proses pendidikan anak-anak hingga layak diwisuda.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Jeneponto Salehuddin, S.Ag., mengajak semua pihak untuk terus membina para santri meski telah lulus dari TPA.

“Wisuda bukan akhir, tapi awal untuk melanjutkan perjuangan dakwah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan LPPTKA BKPRMI membina ribuan anak sejak dini. Ia menegaskan bahwa pembinaan Al-Qur’an adalah investasi peradaban yang sangat penting.

“Anak-anakku adalah aset masa depan Jeneponto. Dari masjid dan TPA inilah kita berharap lahir pemimpin-pemimpin yang berakhlak mulia dan Qur’ani,” tegas Bupati.

Acara wisuda ini menjadi simbol komitmen BKPRMI dalam menjaga peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pendidikan karakter, sekaligus memperkuat posisi Jeneponto sebagai daerah yang peduli terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB