Pemkab Jeneponto bersama BMKG Bahas Rencana Pemasangan HF Radar di Wilayah Pesisir

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar audiensi bersama Kepala Stasiun BMKG Kelas II Maritim Paotere Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Bupati Jeneponto pada Kamis, 3 Juli 2025 ini membahas terkait rencana pemasangan alat High Frequency (HF) Radar atau Radar Gelombang di wilayah pesisir Kabupaten Jeneponto.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., bersama jajaran perwakilan dari BMKG, yakni Andi Cahyadi, SE., S.Si., M.Si., Imran, SE., Fritz Barnas Koti, S.Tr., dan Ahsani Takwin, S.Tr.

Dalam paparannya, perwakilan BMKG Andi Cahyadi menjelaskan bahwa HF Radar merupakan sistem penginderaan jauh yang dipasang di tepi pantai.

Alat ini berfungsi untuk memantau arus permukaan laut, gelombang laut, serta arah dan kecepatan angin secara real-time.

Teknologi ini sangat penting dalam mendukung sistem peringatan dini dan keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan di wilayah pesisir.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Bapak Guswanto, M.Si., selaku Sekretaris Utama sekaligus Deputi Bidang Meteorologi BMKG atas komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Paris Yasir sangat mengapresiasi inovasi dan program yang telah dijalankan oleh BMKG, khususnya kegiatan Sekolah Lapang Cuaca dan Iklim yang telah memberikan manfaat besar bagi para petani dan nelayan di Kabupaten Jeneponto.

“Upaya ini telah terbukti mampu mengurangi risiko bencana hidrometeorologi dan meningkatkan produktivitas pertanian serta hasil tangkap ikan,” ungkap Bupati.

Rencana pemasangan HF Radar ini merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi bencana dan peningkatan layanan informasi cuaca maritim yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat pesisir Jeneponto.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama antara Pemkab Jeneponto dan BMKG untuk terus bersinergi dalam pengembangan teknologi dan edukasi kebencanaan yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polisi Amankan 991 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni
Vibrasi Voice Inside Bars: Wadah Kreativitas dan Seni Musik Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat
Ketika Sejarah dan Pengabdian Lintas Generasi Menyatu di Hari Juang Polri 2026
GMNI Preteli Dinsos Kota Tasikmalaya, Ada Kongkalikong di Anggaran 2025?
Empangsari Jadi Role Model Toleransi, Pemkot Tasikmalaya Jangan Sekadar Jadi Penonton
Anniversary ke-1 Ikatan Maxim Driver Tasikmalaya, Diky Chandra Apresiasi Kebersamaan Pengemudi Ojol
Proyek Rp24 Miliar di Lampung Selatan Diduga Pakai Material Lama, Dasar Teknisnya Dipertanyakan
Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Polisi Amankan 991 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Vibrasi Voice Inside Bars: Wadah Kreativitas dan Seni Musik Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Ketika Sejarah dan Pengabdian Lintas Generasi Menyatu di Hari Juang Polri 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:51 WIB

GMNI Preteli Dinsos Kota Tasikmalaya, Ada Kongkalikong di Anggaran 2025?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Empangsari Jadi Role Model Toleransi, Pemkot Tasikmalaya Jangan Sekadar Jadi Penonton

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polisi Amankan 991 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:30 WIB