Apa yang dibahas? PPNI Kunjungi DPRD Kota Tasik 

Kamis, 22 September 2022 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kota Tasikmalaya menggelar silaturahmi ke DPRD Kota Tasikmalaya yang diterima langsung Komisi I dan IV, Kamis (2/9/2022).

Dede S.IP anggota komisi 1 menyambut baik atas kehadiran PPNI, karena dengan Silaturahmi ini DPRD merasa lebih dekat dengan organsiasi tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi PPNI yang selama ini telah melaksanakan peran tugas dan fungsinya dalam Pembangunan Kota Tasikmalaya khususnya di bidang Kesehatan,” ucap Dede.

Dia menyebut, PPNI sebagai garda terdepan dalam meningkatkan derajat Kesehatan di Kota Tasikmalaya,” oleh karena itu DPRD sangat berkepentingan dengan PPNI dan kita harus sinergis dan berkolaborasi,” ungkapnya.

Ketua DPD PPNI Kota Tasikmalaya, H. Enjang Nurjamil menjelaskan tujuan silaturahmi ke DPRD. Selain perkenalan, juga untuk brending kepada legislatif bahwa PPNI ada di Kota Tasikmalaya.

“Tadi juga disampaikan ada tiga kewenangan DPRD yaitu terkait perencana, banggar dan sebagainya. Kami juga menyampaikan kedudukan organisasi pada saat ini,” imbuh Enjang.

PPNI meminta perhatian tapi bukan berarti sifatnya khusus, tapi harus diakui jika profesi bidang kesehatan itu bergelut melawan Covid 19 di tahun 2020 dan 202.

“Bahkan sampai sekarang perawat itu pelaksana tenaga kesehatan Covid 19, baik di penanganan pasiennya maupun pemberian vaksinasinya,” kata Enjang.

Diketahui, anggota PPNI sendiri kurang lebih 2500 yang terdiri dari 2000 personi aktif, dan sisanya 500 merupakan rekan rekan pendidikan tinggi dari keperawatan.

“Karena yang dibilang perawat itu sendiri, “mohon maaf” perawat yang sudah lulus baik di dalam negeri maupun luar negeri,  yang sudah sesuai dengan aturan dan perundang-undangan,” pungkasnya.

Sebagian informasi, Persatuan Perawat Nasional Indonesia merupakan satu-satunya Organisasi Profesi (OP) yang diakui oleh Negara/pemerintah berdasarkan amanah Undang Undang No 38. tahun 2014 tentang Keperawatan. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual
Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus
Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026
Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya
Haol Ke-36 Pendiri Gadjah Putih, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Lestarikan Pencak Silat
Dukung Akses Pendidikan, Mohamad Sohibul Iman Serahkan Bantuan PIP di SDN Panglayungan
PEMDA DIKEPUNG KRITIK! “Jangan Hanya Ramah ke Masyarakat, Ramah Lingkungan Juga Dong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agu 2026 - 18:59 WIB

Barito Timur

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agu 2026 - 18:40 WIB