Tasikmalaya, MNP – Anggota dan Pimpinan komisi II DPRD Kota Tasikmalaya melakukan pertemuan dengan BPRS Al Madinah, satu satunya BUMD milik Kota Tasikmalaya yang masih eksis sampai sekarang.
Hal tersebut di sampaikan oleh Rahmat Sutarman selaku Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya pasca rapat evaluasi dengan jajaran direksi BUMD BPRS Al-Madinah di ruang rapat 1 DPRD Kota Tasikmalaya. Kamis (20/03/204).
Rahmat Sutarman menyebut, tujuan pertemuan tersebut untuk evaluasi pertumbuhan tahun 2024 seperti apa dan juga DPRD ingin tahu target proyeksi 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain, itu kebetulan juga ada pergantian periode direksi BPRS Al-Madinah pertanggal 31 Maret nanti tentu itu juga kami perlu evaluasi juga.
“Kami melihat bahwa BUMD itu masih cukup potensi yang penting ada dukungan support dari berbagai pihak baik dari legislatif untuk mendorong secara politis dan itu juga kami nanti akan meminta kebijakan dari eksekutif dalam hal ini Walikota,” jelas Rahmat Sutarman.

Disinggung dengan hasil evaluasi sendiri Rahmat mengatakan bahwa terjadinya penurunan di tahun 2024 kemarin.
“Di tahun 2024 kami melihat ada penurunan di banding 2023 tapi kami juga melihat dan konsultasi dengan komisaris terkait proyeksi di tahun 2025,” katanya.
DPRD melihat di dua bulan terakhir banyak harapan, tinggal nanti bagaimana kebijakan walikota dan tentu perlu peningkatan tata kelolanya baik dari sisi fasilitas, peningkatan aset, sarana prasarana juga dari sisi marketing juga termasuk sisi nasabah.
Hasil dari evaluasi ini, DPRD akan menyampaikan secara kelembagaan kepada pihak eksekutif Walikota dan bagaimana treatment yang dilakukan nanti.
“Disini kan ada program PELAK yang salah satu program strategis Walikota janji politiknya pak walikota, itu sangat nyambung sekali dengan hal ini dan bisa jadi skema pembiayaan nya bisa di kaper oleh BPRS Al-Madinah,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan