Polres Pakpak Bharat Buru Pelaku, Diduga Rudapaksa Gadis Berkebutuhan Khusus

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Gadis berkebutuhan khusus, S.B (19) Tahun, menjadi korban perbuatan cabul yang dilakukan TS  pria 48 Tahun, Warga Dusun Satu (1) Desa Lae Langge Namuseng, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTUJulu) Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera utara.

Menurut Keterangan Kepala Desa Lae Langge Namuseng, Biller Berutu kepada awak media ini ketika dikonfirmasi  Melalui pesan WhatsApp Senin, (10/03/2025) menerangkan, peristiwa tersebut dapat terungkap bermula pada Kamis, 8 Maret 2025 sekira pukul 19.00 WIB.

Korban bercerita kepada salah seorang Keluarga O, Berutu, kemudian keluarga korban bertanya kepada korban, agar korban menceritakan kepada keluarga pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2025 sekitar pukul 16.00 wib.

Dalam kronologis yang diceritakan,  Si korban saat itu sedang berada di ladang persawahan milik orang tuanya, kemudian diduga pelaku mendatangi korban dan menariknya dengan paksa  ke ladang pelaku yang bersebelahan dengan ladang orang tua korban.

Setelah pelaku berhasil membawa korban ke ladang miliknya, pelaku langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan badan (rudapaksa) atau melampiaskan hasratnya kepada korban bunga (19).

Setelah merasa puas, pelaku memberikan uang Rp. 5000 (lima ribu rupiah) kepada korban agar korban tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada orang.

Atas kejadian tersebut keluarga korban merasa keberatan sehingga keluarga korban melaporkannya ke Polres Pakpak Bharat guna diproses secara hukum yang berlaku.

Lebih lanjut Kades Lae Langge Namuseng, Biller Berutu  sudah melakukan upaya pencarian mencoba menghubungi keluarga pelaku dan meminta kepada keluarga pelaku supaya jangan memfasilitasi pelaku.

“Jika ada keluarga ketahuan memfasilitasi pelaku, pihak keluarga akan melaporkan ke penegak hukum,” tegas Biller Berutu.

Senada dikatakan warga Desa lae Langge Namuseng F. Berutu kepada awak media melalui pesan WhatsApp. Dia membenarkan bahwa ada peristiwa  pencabulan gadis berkebutuhan khusus terjadi di Desa Lae langge Namuseng.

“Diduga pelaku pencabulan gadis berkebutuhan khusus hendak ditangkap  polisi sudah melarikan diri,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tak Sekadar Bisnis, Pembukaan Lokasi Baru Legend Coffee Shop 1 Diisi dengan Santunan Anak Yatim
DPC PWRI Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat atas Dibukanya Cabang Legend Cafe di Mangkubumi
Kabid Humas dan IKP Kominfo Jeneponto Ucapkan Selamat HUT Ke-4 Media Nasional Potret
Wujud Nyata Kepedulian Polri, Lansia Ini Bersyukur Anaknya Bisa Khitan Gratis di Hari Bhayangkara ke 80
Lagi! Warga Graha Arradea Terjatuh, Pemkab Bogor Didesak Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Raya Ciherang-Ciapus
Warga dan Sopir Angkot Apresiasi Aksi Jum’at Bersih Dishub Garut di Jalan Kerkop
Dukung Gerakan Indonesia Asri, DLH dan Kecamatan Bungursari Gelar Jumsih di Jalan Mangin
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bartim Lepas Bhabinkamtibmas Salurkan 150 Paket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:37 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Pembukaan Lokasi Baru Legend Coffee Shop 1 Diisi dengan Santunan Anak Yatim

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:17 WIB

DPC PWRI Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat atas Dibukanya Cabang Legend Cafe di Mangkubumi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Kabid Humas dan IKP Kominfo Jeneponto Ucapkan Selamat HUT Ke-4 Media Nasional Potret

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:48 WIB

Wujud Nyata Kepedulian Polri, Lansia Ini Bersyukur Anaknya Bisa Khitan Gratis di Hari Bhayangkara ke 80

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Lagi! Warga Graha Arradea Terjatuh, Pemkab Bogor Didesak Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Raya Ciherang-Ciapus

Berita Terbaru