Tantangan Semakin Komplek, Ini Strategi Lokalisasi Pangan Berkelanjutan BEM PTNU se-Nusantara

Minggu, 23 Februari 2025 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara menggelar acara peluncuran Rencana Strategis Lokalisasi Pangan Berkelanjutan di Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia (STAINDO),

Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta yang berasal dari berbagai kampus di Jakarta Timur, menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kesadaran dan aksi nyata terhadap isu ketahanan pangan di kalangan generasi muda.

Launching Rencana Strategis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya lokalisasi pangan sebagai solusi untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Ketua BEM PTNU se-Nusantara menyampaikan bahwa lokalisasi pangan bukan hanya soal produksi makanan lokal, tetapi juga tentang membangun sistem yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Melalui lokalisasi pangan, kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan makanan dari luar, meningkatkan ekonomi lokal, dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ungkap Ketua BEM PTNU, Jumat (20/02/2025) kemarin.

Acara tersebut dipresentasikan oleh Sahabat Arya Eka Bimantara, Kepala Divisi Ke-Organisasian BEM PTNU se-Nusantara.

Dalam presentasinya, Arya menjelaskan secara komprehensif mengenai rencana strategis yang telah disusun. Ia menguraikan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mengimplementasikan lokalisasi pangan, termasuk:

Pengembangan Pertanian Berkelanjutan

Mendorong mahasiswa dan masyarakat untuk terlibat dalam praktik pertanian yang ramah lingkungan, menggunakan metode organik dan teknik agroekologi.

Edukasi dan Pelatihan

Menyediakan pelatihan bagi petani dan mahasiswa tentang cara mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk yang berkualitas dan bernilai tambah.

Pemasaran Produk Lokal

Membangun jaringan pasar untuk memasarkan produk lokal secara efektif, baik secara online maupun offline, guna meningkatkan pendapatan petani lokal.

Kerjasama dengan Stakeholder

Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, untuk mendukung program lokalisasi pangan.

Sahabat Arya juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mewujudkan rencana ini.

“Kami mengajak setiap mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam program ini, sehingga kita dapat menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan dan saling mendukung,” jelasnya.

Setelah presentasi, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya terkait rencana strategis tersebut.

Banyak peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, memberikan masukan dan ide-ide kreatif untuk memperkuat program lokalisasi pangan.

Diskusi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menghadapi tantangan yang ada di bidang pangan.

Acara launching ini ditutup dengan harapan bahwa semua pihak dapat berkolaborasi untuk mewujudkan rencana strategis ini.

BEM PTNU se-Nusantara berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang mendukung lokalisasi pangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan.

Dengan peluncuran Rencana Strategis Lokalisasi Pangan Berkelanjutan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan, serta menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan dan mandiri.

Acara ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran kolektif dan aksi nyata untuk ketahanan pangan di Indonesia.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani
Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa
Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan
Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih
Dua Kecamatan di Inhu Dikepung Penambang Emas Ilegal, Polda Riau dan Kapolres Didesak Turun Tangan
Tantangan Ekonomi Kota Tasikmalaya: Di Tengah Kenaikan BBM Non-Subsidi dan Tuntutan Efisiensi Anggaran
Dugaan Proyek Fiktif di Bartim Menggurita, Setelah Badampu-Bantayum, Muncul “Peningkatan Jalan Inspeksi D.I Pangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:29 WIB

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:06 WIB

Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:39 WIB

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih

Berita Terbaru