Tasikmalaya, MNP – Aksi demonstrasi dari ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Rakyat Menggugat (ALARM) Tasikmalaya depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya berakhir Ricuh.
Beberapa fasilitas seperti gerbang dan pos scurity mengalami kerusakan akibat lemparan batu dari massa aksi, bahkan beberapa dari pihak Kepolisan harus dilarikan ke rumah sakit akibat terjadinya kericuhan tersebut.
Indonesia Gelap menjadi tajuk aksi para mahasiswa terkait dengan Efisiensi Anggaran Pendidikan yang saat ini diduga menjadi isu nasional, pasalnya gerakan aksi ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 8 tuntutan yang diaspirasikan oleh massa aksi, salah satu adalah program efisiensi hal tersebut disampaikan oleh Rahmat Sutarman di ruangan Fraksi selaku Ketua Komisi II Fraksi Partai Gerindra yang secara langsung menjumpai para mahasiswa, Rabu (19/02/2025).
“Tuntutan yang di sampaikan yang kami dengar itu kurang lebih ada 8 salah satunya adalah terkait dengan program efisiensi dan mereka punya tafsir atau terjemahan sendiri terkait dengan Efisiensi,” tuturnya
Hanya saja secara umum kalo menurut saya yang saya dengar Efisiensi itu kan positif, karena lawan Efisiensi itu adalah pemborosan dan tentu saja itu negatif.
“Tapi dari perspektif mereka sendiri di sampaikan dan tentu kami sebagai perwakilan rakyat daerah berkewajiban menampung aspirasi mereka, ini juga sebagai aspirasi mereka dan kami berkewajiban menampung nya dan menyampaikan nya kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.
Sampai berita ini di layangkan menurut informasi korban luka dari pihak mahasiswa sendiri satu orang dan terkait kerugian material awak media MNP belum menerima hasilnya dari pihak Setwan DPRD Kota Tasikmalaya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan