Kesbangpol Gelar Sosialisasi FPK bersama Ketua DAD Bartim dan Sejumlah Tokoh Masyarakat Lainnya

Selasa, 3 Desember 2024 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Timur, menggelar sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Selasa (03/12/2024).

Hadi Ketua FPK Kalteng, Wahyudi F Dirun, Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Kebangsaan Kesbangpol Kalteng, Uria Nanyu Ludjen, Perwakilan Kesbangpol Barito Timur, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Timur, Hardy C Agoeh, Tokoh masyarakat, Pimpinan Paguyuban, Kerukunan se Barito Timur dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Pj Bupati Barito Timur, Indra Gunawan yang disampaikan Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama Kesbangpol Barito Timur, Haryudiansyah, menyampaikan FPK merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses Pembauran Kebangsaan, pada pelaksanaannya meliputi kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus sungguh-sungguh sehingga bisa menekan konflik dan potensi konflik yang terjadi,” tuturnya.

FPK mempunyai peran strategis dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan di Barito Timur sudah terbiasa dengan perbedaan suku, etnis namun tetap dapat berdampingan dengan damai.

“Masyarakat Barito Timur merupakan masyarakat yang cinta damai, saling menghargai satu sama lain dan itu bukan slogan saja tapi nyata kita rasakan hingga saat sekarang”, tambahnya.

Kehadiran FPK sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat yang sangat rentan terhadap konflik. Perlu pembauran antar suku agar fanatisme kesukuan tidak memicu konflik. Sekecil apapun persoalan sosial harus segera terselesaikan agar tidak menjadi besar.

Menurut Haryudiansyah, pembauran kebangsaan saat ini menjadi amat penting. Dapat dilihat keadaan ditengah masyarakat saat ini, melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa yang ditandai dengan mudahnya masyarakat terprovokasi dan termakan isu-isu yang menyesatkan yang dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara.

“Terutama juga berkembangnya teknologi informasi yang semakin pesat yang menyebabkan arus informasi dan komunikasi mudah dan cepat”, ungkap Haryudiansyah.

Sebagaimana yang diketahui bersama kita telah melaksanakan Pilkada, untuk itu perlu saya ingatkan, untuk tetap menjaga kondisi daerah, negara dan bangsa, jangan sampai terlibat politik praktis dan punya peran strategis untuk menjaga Barito Timur tetap damai dan kondusif.

“Mari kita bersama membangun Barito Timur lebih sejahtera, Bangkit dan Berdaya menuju Barito Timur yang lebih baik”, pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot
Sopir Angkot Cibeureum – Petir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Dianiaya Oknum Polisi
DPRD Kota Tasikmalaya Desak Audit Internal RSUD dr. Soekardjo Buntut Laporan Malapraktik
Luar Biasa! Unimen Buka 8 Prodi Baru Sekaligus, Total 21 Program Studi 
ARMADA TUA JADI KENDALA! Bupati Enrekang: 1 Dump Truck Baru dari CSR Diharapkan Urai Masalah Sampah
Wisata The Nice Playland Diduga Caplok Jalan Publik, Pengelola 4 Kali Mangkir Audiensi
Cegah Stunting, Satgas TMMD Kodim 0612/Tasikmalaya dan Posyandu Bougenville Bagikan Makanan Bergizi
Dikira Boneka, Warga Pananjung Garut Temukan Mayat Janin Bayi di Selokan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Sopir Angkot Cibeureum – Petir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

DPRD Kota Tasikmalaya Desak Audit Internal RSUD dr. Soekardjo Buntut Laporan Malapraktik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Luar Biasa! Unimen Buka 8 Prodi Baru Sekaligus, Total 21 Program Studi 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:09 WIB

ARMADA TUA JADI KENDALA! Bupati Enrekang: 1 Dump Truck Baru dari CSR Diharapkan Urai Masalah Sampah

Berita Terbaru