Wabup Mutsyuhito Solin Ingin PGRI Pakpak Bharat Jadi Organisasi Mandiri dan Dinamis 

Rabu, 17 Juli 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pakpak Bharat Masa Bakti 2024-2029

Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pakpak Bharat Masa Bakti 2024-2029

Pakpak Bharat, MNP – Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, dr, M.Pd menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pakpak Bharat Masa Bakti 2024-2029 oleh Ketua PGRI Sumatera Utara, Saipul Abdi.

Acara yang digelar di Gedung Serba Guna, Salak ini dihadiri oleh Ketua PGRI Pakpak Bharat periode sebelumnya, Jalan Berutu, S.Pd, MM, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Sri Minda Murni Mutsyuhito Solin, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si, dan para pengurus PGRI Kabupaten tetangga diantaranya Pengurus PGRI Kabupaten Dairi dan Karo.

Dilantik sebagai Ketua PGRI Kabupaten Pakpak Bharat Masa Bakti 2024-2029 adalah Rasman Manik, S.Pd, MAP Bersama Juanda Bancin, S.Pd dan Rolisde Manik, S.Pd sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Mutsyuhito Solin mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu sekalian, para pengurus PGRI yang baru dilantik hari ini, kiranya keberadaan bapak dan ibu semua didalam inti kepengurusan PGRI Pakpak Bharat membawa nafas baru bagi PGRI.

“Serta mampu mewujudkan visi PGRI sebagai organisasi mandiri dan dinamis yang dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui perannya oleh masyarakat,” ungkap Mutsyuhito Solin.

Dirinya berharap, kehadiran PGRI ini mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan fokus utama di bidang pendidikan.

“Dalam rangka mencerdaskan bangsa dan menyejahterakan para anggotanya,” ucap Mutsyuhito Solin dalam sambutannya.

Sementara itu Ketua PGRI Pakpak Bharat Tahun 2024-2029, Rasman Manik, S.Pd, MAP berjanji, pihaknya akan bekerja keras menjaga eksistensi PGRI sebagai wadah berkumpulnya guru dan tenaga kependidikan, untuk senantiasa bekerja sama dalam mencerdaskan putra-putri bangsa.

“Kehadiran PGRI harus mampu memberikan bantuan pada guru-guru dalam memperdalam kembali profesinya,” tegasnya.

Rasman Manik mengatakan, kami ini adalah guru-guru, para pendidik yang bekerja untuk mensukseskan Visi-Bisi pendidikan.

“Ada sekitar 978 Guru di Pakpak Bharat adalah dengan ikhlas bekerja untuk mendidik Anak-anak Pakpak Bharat menuju generasi emas, generasi unggul dan kompetitif- sesuai dengan Visi-Misi Bapak Bupati Pakpak Bharat,” ucap Rasman Manik

Rasman Manik juga mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Pengurus PGRI sebelumnya dibawah Komando Jalan Berutu, S.Pd, MM sebagai Ketua yang menurutnya mampu menjaga dan memimpin PGRI Pakpak Bharat sebagai Organisasi Guru yang bisa bergerak sesuai Visi dan Misi yang diembannya.

“Terimakasih kepada, Ketua PGRI Lama atas segala capaian selama ini dan kami mengharapkan dukungan dan arahan dari bapak kedepan, tentang bagaimana memimpin organisasi yang besar ini,” ucap dia kemudian.

Organisasi PGRI awalnya dibentuk pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Eksistensi nama PGHB tidak berlangsung lama karena pada tahun 1932 PGHB berubah nama menjadi PGI (Persatuan Guru Indonesia).

Namun saat Jepang berkuasa pada tahun 1942, semua organisasi dilarang beroperasi dan semua sekolah harus ditutup. Hal itu menyebabkan PGI harus vakum untuk sementara waktu.

Kebangkitan kembali PGI dimulai saat proklamasi kemerdekaan RI pada tahun 1945. Untuk menjiwai semangat proklamasi, diadakanlah Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 – 25 November 1945.

Kongres ini berhasil menyatukan semua guru dari berbagai latar belakang, suku, ras, daerah, maupun politik. Pasca 100 hari setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada tanggal 25 November 1945 dibentuklah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik
Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 
Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya
Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’
Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai
Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”
Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data
Pemdes Campang Tiga Salurkan Bantuan Pangan, 685 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:11 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:07 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:50 WIB

Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:57 WIB

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:57 WIB