Usut Tuntas!! Ketua Poktan Tunas Harapan II Diduga Gelapkan Bantuan Hewan Ternak

Minggu, 17 Maret 2024 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Sepandai-pandai Tupai Melompat Pasti dia akan Jatuh Jua, pribahasa ini pantas disematkan pada seseorang yang bernama Mulyono (48).

Bagaimana tidak, dia yang ditunjuk dan dipercaya oleh warga Dusun 6 Umbul Sukiyar RT 1 RW 6 Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan II.

Namun, amanah yang diberikan terhadap Mulyono ternyata dimanfaatkan untuk melakukan Penipuan dan Korupsi guna kepentingan pribadinya.

Mulyono diduga melakukan Penggelapan Bantuan Hewan ternak berjenis Sapi Putih sebanyak 15 ekor yang dikucurkan oleh pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Provinsi Lampung.

Dari berbagai Informasi yang berhasil dihimpun, pada saat itu di tahun 2012 silam, Disnak-Keswan Provinsi Lampung menggulirkan bantuan Hibah sebanyak 15 ekor sapi kepada Poktan Tunas Harapan II tepatnya Di dusun 6 Umbul Sukiyar RT 1 RW 6, desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.

Bantuan hibah berupa hewan ternak yang bersumber melalui APBD Provinsi Lampung itu bertujuan untuk mensejahterakan perekonomian warga masyarakat setempat.

Tapi sayangnya, bantuan puluhan ekor sapi tersebut dikelola perseorangan oleh Ketua Poktan Tunas Harapan II dengan tidak membagikan kepada anggota Poktan tersebut.

Lebih parah lagi, saat diadakan survei ke lokasi saat itu oleh pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Provinsi Lampung, salah seorang warga mengatakan, jika Mulyono menunjukkan sapi milik orang lain yang ada di lingkungan tersebut sehingga dia bebas melenggang sampai saat ini.

“Sejak diserahkan pemerintah dan hingga sekarang yang mengelola Mulyono, kami para anggota tidak mendapatkan apa-apa,” ujar salah satu anggota Poktan Tunas Harapan II sembari mewanti agar identitasnya di rahasiakan, baru-baru ini.

Lebih jauh sumber ini membeberkan, bantuan sapi yang sebelumnya sebanyak 15 ekor tersebut saat ini hanya tersisa sebanyak 2 ekor. “Kalau ndak percaya, silahkan dicek mas, ada berapa sisanya saat ini,” tambahnya lagi.

Dugaan penggelapan bantuan sapi tersebut dibenarkan Ketua Poktan Tunas Harapan II desa setempat, Mulyono. “Ya memang benar mas.!

“Terakhir saya jual sebanyak empat ekor dan saya bicara jujur apa adanya,” terang Mulyono, kepada awak media, pada Jum’at (15/3/2024)

Mulyono mengaku sengaja menjual sapi tersebut selain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari juga untuk membantu biaya pengobatan saudara perempuannya yang kala itu menderita penyakit dalam dan hendak menjalani operasi pada tahun 2022 lalu.

“Mau gimana lagi mas., satu-satunya jalan terpaksa saya harus menjual sapi bantuan tersebut,” ucap Mulyono tanpa berdosa.

Loading

Penulis : Basir

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya
Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan
Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:59 WIB

Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Senin, 1 Juni 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Berita Terbaru