Tasikmalaya, MNP – Forum Paseh Bersatu (FPB), menggelar pelantikan pengurus Forum Paseh Bersatu masa bakti 2023-2028 di salah satu Hotel Berbintang jalan Hz, Mustofa, Kota Tasikmalaya, Selasa (31/10/2023).
Terlihat ratusan orang hadir diantaranya Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, Ketua DPRD Aslim, Kapolresta, Dandim, Ketua MUI, para tokoh Kota Tasikmalaya, perwakilan ormas dan tamu undangan lainnya.
Yudi Rusmayadi Ketua terpilih Forum Paseh Bersatu mengatakan, wadahnya ini bukan baru berdiri tetapi sudah cukup lama keberadaanya di Kota Tasikmalaya, bahkan sudah banyak kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari masa ke masa, dari periode satu, dua, tiga FPB sampai sekarang sudah banyak berkontribusi, yang terakhir tahun kemarin membersihan sungai Cikalang, setahun dua kali kita bersihkan, kita tanamkan ikan sampai berapa puluh kilo,” kata Yudi.
Tak hanya itu, FPB juga di beberapa daerah seperti di jiwa besar mendirikan teras baca juga tiga di daerah Tuguraja dan program yang kini berjalan di wilayah Paseh dan Tuguraja satunya Jum’at berkah.
“Itu juga mungkin salah satu keunggulan di daerah yang ada di wilayah Tuguraja dan yang paling utama sudah ada satu wilayah wi-fi gratis dan banyak lagi program yang akan kita lakukan,” bebernya.
Terkait dengan program terdekat, FPB sendiri pada tanggal 5 November 2023, akan mengadakan pemberian kacamata berikut pemeriksaan mata gratis yang bekerjasama dengan mahasiswa.
“Tapi ini bukan kontek kerjasama dengan partai, FTB insyaallah netral kapasitas sebagai organisasi kita berbicara netral, tapi masing masing individu punya pilihan pilihan yang berbeda, tapi dimanapun perbedaan insyaallah di FTB ketika berbicara organisasi kita tetap solid,” tegasnya.
Anggota FTB sendiri kini banyak didominasi kaum milenial, sehingga kepengurusan pun bengkak dibanding pengurus lama, apalagi sekarang ada kaum perempuan.
“Alhamdulillah di tahun ini baru ada yang bergabung perempuan karena selama FPB berdiri itu tidak ada Pengurus perempuan,” terangnya.
Yudi mengatakan, baru kali ini pihaknya mendirikan laskar Forum Paseh Bersatu yang merupakan bagian dari divisi Satgas Jaga Lembur Serbaguna.
“Kenapa ada serbagunanya, karena itu definisinya bisa berdaya guna untuk masalah masalah bencana alam, bisa dijadikan relawan,” ungkap Yudi.
Di tempat sama H. Asep Cemih Rudiana S.P Wakil Bendahara FPB menambahkan, eksistensi Forum Paseh Bersatu harus dirasakan oleh masyarakat, karena berasal dari masyarakat, termasuk secara pundansialnya adalah dari RT dan RW.
“Jadi gerakan gerakan yang kita lakukan itu ingin menular hal yang baik kepada masyarakat, terutama bagaimana kita melakukan edukasi, sosialisasi supaya sesuai dengan moto Forum Paseh ” Peduli Pada Sesama Manusia, Bumi dan Masa Depan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan