Tasikmalaya, MNP – Sinergitas dan kebersamaan antara guru, staf dan kepala sekolah itu merupakan hal penting dalam sebuah sistem dan tata kelola sekolah yang sehat, kuat dan dinamis setelah terpenuhinya kebutuhan sarana dan fasilitas pendidikan yang memadai.
Hal itu dapat terungkap dan dirasakan oleh para guru dan staf SMPN 2 Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menyatakan senada bahwa akhir akhir ini harmonisasi di sekolah telah terjadi perubahan yang lebih baik dan signifikan.
Suasana itu dapat dirasakan baik di lingkungan sekolah, masyarakat dan sekitarnya, terutama dalam hubungan komunikasi dan kordinasi antara guru, sekolah dengan masyarakatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, tentu saja hal itu tidak terlepas dari peran seorang kepala sekolah Cecep Andi S.Pd M.Pd sebagai otoritas yang menahkodai SMPN 2 Cineam.
Saat di temui di ruang kerjanya para guru dan staf menyatakan, bahwa saat ini mereka sangatlah senang bisa di pimpin oleh seorang Cecep Andi S.Pd,M.Pd yang memiliki karakter dan pribadi yang tenang.
Menurut mereka, sosok Cecep Andi dapat memposisikan dirinya diantara guru dan staf sebagai mitra kerja, bukan hanya seorang pimpinan dan bawahan semata.
Sementara, dalam menjalankan tugasnya beliau memang tegas akan tetapi lebih mengedepankan musyawarah, kebersamaan, komunikatif, proaktif dan responsif.

“Beliau pun sangat transparan dan terbuka tutur mereka dengan penuh kehangatan,” ungkap guru yang enggan disebutkan namanya ini, Jumat (22/09/2023).
Senada juga disampaikan ketua Komite Ustadz A. Tahkiq menyebut, kepala sekolah Cecep Andi S.Pd, M.Pd adalah sosok yang penuh karismatik dan tut wuri handayani, beliau sangat supel, kritis, peka dan tanggap serta pekerja keras.
“Sehingga sosok beliau dapat di terima oleh lingkungan sekolah dan masyarakatnya,” pungkasnya.
Terpisah, Cecep Andi S.Pd, M.Pd saat ditanya tentang visi misinya menuturkan, bahwa untuk penyelenggaraan pendidikan di tingkat menengah pertama itu tidak gampang.
“Kalau kita hanya berorientasi pada persoalan formal saja dan kesuksesan salah satu sekolah tidak bisa di lihat dari banyaknya jumlah peserta didik atau siswa saja,” terang dia.
Melainkan lebih kepada bagaimana dapat membangun satu sistem sinergitas dan keterpaduan yang melibatkan semua pihak, tanpa harus ada dinding penyekat dan batas batas pemisah baik di dalam maupun di luar sekolah.
“Sehingga kita semua dapat menjalankan dan bertanggung jawab terhadap fungsi dan posisinya masing masing, hal itu akan terjadi apabila kita serius fokus dan lillahi,” tandasnya.

![]()
Penulis : Asep Hasan
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan