Meminimalisir Kebakaran Hutan, Sekda Pakpak Bharat dan Kapolres Adakan Rakor 

Selasa, 23 Mei 2023 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Sekretaris Daerah kabupaten Pakpak Bharat Jalan Berutu SPd.MM bersama Kapolres AKBP Bambang C Utomo SIK. MH dan jajarannya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Rapat ini dilaksanakan guna menyusun langkah upaya pencegahan dan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Bambang C Utomo, SIK, SH, MH mengatakan, bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama.

Lantaran itu, jangan saling melempar tanggung jawab dan Kapolres akan ikut turun mensosialisasikan dan menyampaikan pesan kepada masyarakat, tentang bahayanya membakar hutan dan lahan pertanian.

“Hal itu demi kelangsungan kehidupan dimasa yang akan datang. Jadi jangan lagi ada kejadian pembakaran lahan,” pesan Kapolres di Ruang Rapat Nusantara, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, Selasa (23/05/2023).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh Aparatur sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa.

“Agar bersama-sama dan satu gerak langkah dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini,” pinta Sekda.

Selain itu, Jalan Berutu juga meminta agar dibuat imbauan kepada masyarakat untuk menghindari terjadinya potensi kebakaran, melalui Camat dan Kepala Desa.

“Pesan ini harus sampai kepada masyarakat, kondisi kebakaran di Kabupaten Pakpak Bharat harus terus kita minimalisir,” tandas Sekda.

Nampak hadir dalam rakor ini sejumlah  pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Diketahui peristiwa kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pakpak Bharat kembali terdeteksi dibeberapa titik lokasi setelah masif selama beberapa tahun belakangan.

Kondisi ini ditengarai akibat kebiasaan masyarakat yang kerap membuka lahan perladangan dengan cara membakar lahan hutan. (B.S/Sori S)

Loading

Berita Terkait

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana
Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat
Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 14:59 WIB

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 April 2026 - 14:42 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB

Berita terbaru

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:59 WIB