Barito Timur, MNP – Plt Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Bunyamin mengungkapkan, hingga saat ini tunggakan rekening tagihan atas pemakaian air bersih PDAM Barito Timur mencapai ratusan juta rupiah.
“Tunggakan rekening yang terjadi sampai dengan bulan ini, dari IKK Ampah, IKK Tamiang Layang, IKK Jaar, IKK Bentot, IKK Hayaping, IKK Dayu dan IKK Unsum totalnya terhitung mencapai lebih dari Rp150 juta,” kata Bunyamin. Jumat (5/5/2023).
Dia menjelaskan, berbagai upaya melalui komunikasi dan pendekatan terus dilakukan kepada warga (pelanggan PDAM red) yang belum menyelesaikan kewajibannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Namun masih banyak pelanggan yang belum menyelesaikan kewajibannya membayar rekening tagihan PDAM,” sebutnya.
Bunyamin mengaku, besarnya tunggakan tentu berdampak dan sangat berpengaruh pada operasional dan pelayanan PDAM kepada pelanggan.
Secara khusus untuk bidang pelayanan, kami wajib mendistribusikan air dengan kualitas jernih. Seperti yang terjadi di IKK Ampah saat ini ada banyak keluhan masyarakat khusunya pelangan PDAM soal kualitas airnya yang keruh saat di distribusi ke pelanggan.

Keluhan tersebut memang betul, akan tetapi kendalanya adalah sulitnya mendapatkan bahan kimia untuk proses pengolahan air baku.
“Alhamdulillah hari ini bahan kimia yang kita pesan sudah datang dan esok langsung kita bawakan ke IKK Ampah,” ucap Bunyamin.
Dijelaskan Bunyamin, terkait bahan kimia saat ini harganya terus merangkak naik. Meskipun kondisinya demikian, kami tetap tidak menaikkan tarif atau beban kepada pelanggan.
Oleh karenanya, pihaknya sangat berharap kepada para pelanggan PDAM yang masih menunggak agar segera melunasinya.
Begitu juga kepada para pelanggan lainnya supaya dapat membayar kewajiban tagihan PDAM tepat waktu setiap bulannya.
Untuk kenyamanan dan kelancaran semua, serta menghindari terjadinya pemutusan sambungan pipa, Bunyamin menghimbau pelanggan ayo segera bayar tunggakannya.
“Pelayanan untuk pembayaran sudah dipermudah, bisa lewat BRI, Bank Kalteng, atau datang langsung ke kantor PDAM,” pungkas Bunyamin. (Adi Suseno).
![]()









Tinggalkan Balasan