Santriwati Pontren Al Hikmah Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual 

Jumat, 5 Mei 2023 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang, MNP – Masyarakat Kampung Batu Ampar Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang dikagetkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual.

Mirisnya, perbuatan nista tersebut dilakukan oleh oknum pengurus Pondok Pesantren (Pontren) Al Hikmah terhadap Santriwati dibawah umur.

Saat tim media dan lembaga melakukan investigasi ke pondok Al Hikmah guna konfirmasi rumor tersebut kepada pihak pengurus pondok, Ustad Muhamad Aris Udin sedang tidak berada di tempat.

Namun, tim media berhasil bertemu dengan Nur Kamim selaku wakil pengurus Pondok Al Hikmah, Kamis (04/05/2023).

Kepada awak media, Nur Kamim membenarkan telah terjadi dugaan pelecehan seksual di Pondok Al Hikmah yang dilakukan Aris salah seorang pengurus.

“Tapi pak, saya tidak tahu persis, kejadiannya habis lebaran kemarin, itu kan di lakukan oleh pak Aris sendiri, jadi saya tidak tahu,” ucapnya sembari ketawa.

Nur Kamim juga saat diwawancara membeberkan jumlah korban kasus asusila yang pernah dilakukan oleh Aris.

“Setahu saya, ada beberapa korban Santriwati yang dilecehkan seksual oleh pak Aris. Ada lima santri bang,” ungkap Nur kepada awak media sambil melihatkan daftar santri korban pelecehan seksual.

“Satu santri dari Desa Sidang Bandar Anom, tiga santri dari Desa Sidang Kurnia Agung dan satu santri desa Gajah Mati. Semua dibawah umur,” jelas Nur.

Dia pun mencoba menghubungi Aris yang diduga pelaku pelecehan, namun sayang yang bersangkutan tidak bisa diajak berkomunikasi.

“Pak Aris tidak bisa dihubungi, ini tadi saya hanya bisa menghubungi dan berkomunikasi dengan pengacaranya pak Aris, saudara Tri Vatmoko. Kata pak Tri kalau mau diproses silahkan dan laporkan secara hukum saja, tidak apa apa,” cetus Nur menirukan suara pengacara pelaku.

Guna berita yang berimbang, tim media mencoba mengkonfirmasi salah satu korban, tapi hanya bisa menemui kakek salah satu Santriwati insial JM, karena korban yang berinisial KM sudah tidak ditempat, pulang ke Desa Sidang Kurnia Agung.

Kakek korban juga saat dikonfirmasi membenarkan jika cucunya menjadi salah satu korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengurus pondok Al Hikmah.

Namun sayang, ketika ditanya kronologis kejadian, kakek KM mengaku tidak tahu persis, hanya membenarkan saja cucunya salah satu korban pengurus Pondok Al Hikmah.

Kakek korban menceritakan, dirinya sempat berkumpul di pondok dan dihadir juga Pak Lurah Hendi, guna menanyakan kasus tersebut kepada Aris.

Pelaku juga kata kakek korban, mengakui sudah melakukan pelecehan seksual kepada para santriwati yaitu menyuruh memegang kemaluannya.

“Alasan (modus, red) Aris guna mengetes keimanan para santriwati saja. Pernyataan itu dikuatkan juga oleh pengakuan para korban,” tutur JM.

Menyikapi kasus bejat , Ketua Umum DPP BAIN-HAM-RI Ferry Saputra YS angkat bicara. Dengan nada berang, dia meminta kepolisian menangkap dan menahan pelaku oknum pengurus Pondok Al Hikmah atas nama Aris.

“Kami juga meminta KPAI segera melakukan pendampingan terhadap korban-korbannya,” pungkas Ferry Saputra. (Hidayat)

Loading

Berita Terkait

Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta
Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!
Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran
Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar
32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci
Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA
Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:34 WIB

Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta

Kamis, 24 September 2026 - 20:18 WIB

Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin

Berita Terbaru