Komoditas Utama, Tanaman Jagung di Area Food Estate Pakpak Bharat Dipupuk dan Disemprot 

Rabu, 3 Mei 2023 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Para petani di kawasan Food Estate, Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu melakukan proses pemupukan dan penyemprotan tanaman jagung di atas areal seluas lima hektare.

Diketahui, sebelumnya jagung tersebut telah ditanam jagung pada tahap awal saat pelaksanaan penanaman program ketahanan pangan Nasional.

“Kini tanaman jagung ini telah memasuki usia 38 hari pasca tanam, maka sudah saatnya dan perlu dilakukan penyemprotan guna mengendalikan hama dan gulma,” jelas Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP saat ditemui di lokasi, Rabu (03/05)

Adei Johan menambahkan, areal tanah seluas lebih kurang 1.800 ha yang telah dipersiapkan akan dikelola dan ditanami secara bertahap dengan tanaman jagung sebagai tanaman komoditas utama.

“Kita akan terus awasi pelaksanaannya, termasuk pengembangan kedepannya,” ucapnya kepada MNP.

Lebih lanjut Adei memaparkan, kegiatan ini masih tahap awal seluas lima hektare, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ditingkatkan terus.

“Tentunya kita sesuaikan dengan jadwal, rencana dan tahapan yang telah kita susun bersama para petani dan pihak offtaker, jelas dia kemudian.

Adei Johan juga menjelaskan, sesuai komitmen awal bahwa pihaknya bersama Pemerintah, petani dan offtaker yang telah disepakati, bahwa tanaman jagung akan menjadi komoditas utama dan perioritas di areal Food estate ini.

Hal ini terang Adei, mengingat tanaman jagung dianggap cocok dengan kondisi geogerafis dan kondisi tanah di areal ini, disamping bahwa para petani dianggap sudah sangat familier dengan tanaman yang satu ini.

“Ya, jadi sejak awal memang kita sepakati untuk bertanam jagung, dan ini yang kita kembangkan saat ini, sangat cocok di daerah ini, jelas dia.Pantauan di lokasi, tanaman jagung tumbuh cukup subur di areal seluas 5 hektare,” tandas Adei.

Pantauan MNP, terlihat di lokasi areal lahan food estate beberapa petani bekerja di lahan masing-masing, melakukan pemupukan dan penyemprotan serta berbagai pengerjaan lainnya. (Benny S/Sory)

Loading

Berita Terkait

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan
BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan
Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif
Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”
Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe
Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:54 WIB

Dewan Pers Apresiasi Dialog Terbuka Bersama SWI, Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi Wartawan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:32 WIB

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:23 WIB

Renovasi Rampung, Ruang Pelayanan Masyarakat Polsek Tawang Kini Lebih Representatif

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:52 WIB

Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Sampaikan 5 Tuntutan, BEM PTNU Se-Nusantara Minta DPR RI Tak Pasif Awasi Kejaksaan

Berita terbaru

BEM PTNU Se-Nusantara Dorong DPR RI Evaluasi Tata Kelola Kejaksaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 04:32 WIB