Tasikmalaya, MNP – Intensitas hujan yang cukup tinggi di hari Minggu malam kemarin (30/04/23) mengakibatkan longsor tebing di wilayah Kp.Singkursari Rt.01/01, Desa. Santanamekar Kec. Cisayong Kab. Tasikmalaya.
Berdasarkan informasi, longsor tebing yang terjadi sekitar pukul 21.30 Wib tersebut memutuskan jalan utama yang menuju ke kantor Desa Santana Mekar dan dua kepunduhan.
Pusdalop BPBD Kab.Tasikmlaya Jajang menyampaikan kepada awak media, terkait penugasan dari Kabid Darlok langsung melakukan evakuasi material longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk penugasan di lapangan kurang lebih ada 15 orang yang ditugaskan oleh BPBD Kab.Tasikmalaya,” kata Jajang.
“Adapun sampai sekarang kejadian akibat intensitas hujan yang tinggi baru di Cisayong, ini yang ada laporan longsor,” imbuhnya.
Sementara itu, Serda Saeful Babinsa Desa Santana Mekar setelah mendapatkan laporan kejadian longsor tersebut langsung ke lokasi dan menutup akses jalan, karena melihat kondisi tanah yang begitu labil.
“Malam saya dengan Babinmas langsung cek lokasi menutup akses jalan, masyarakat tidak boleh Melawati karena kondisi di sini labil,” ujar Saeful.
Lanjut dia, untuk jalur warga yang mau ke kantor desa dialihkan ke desa tetangga yaitu desa Cimala dan Kp. Cigaleuh kebon kopi, Desa Indrajaya Kec. Sukaratu.
“Pembersihan material longsor dilaksanakan oleh pihak BPBD, Babinsa, Babinmas, Tagana juga masyarakat setempat,” jelasnya.
Saeful berharap, dengan kerjasama tersebut siang ini bisa selesai dan akses jalan bisa di gunakan kembali.
Selain itu, Saeful pun menghimbau kepada masyarakat supaya berhati hati karena kondisi hampir 70 % labil.
“Untuk warga sekitar karena di desa Santana Mekar rawan longsor bahkan hampir 70% labil, mohon ke hati hatiannya dba selalu waspada,” pungkasnya (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan